Iklan

batampos.co.id – Sejak satu bulan terkahir, layanan plaza Telkom Ranai terus menurun. Sejumlah pengelola warung internet mengeluh jaringan internet tidak lancar.

Iklan

“Pelanggan Warnet sering mengeluh, kalau mengakses internet kelamaan lodingnya,” ujar Affuandris, pemilik Warnet di jalan Sudirman Ranai, Jumat (3/2).

Selain itu layanan internet juga belum bisa mengakomodir seluruh kantor Pemerintah, sehingga setiap kantor Dinas dan Badan dilingkungan Pemkab Natuna tidak memiliki akses internet.

“Biasanya layanan darurat pakai telepon seluler, tapi mohon dimaklumi, kalau signal jelek tak bisa dihubungi,” ujar seorang anggota Pemadam Kebarakan pemkab Natuna.

Supervisor Plaza Telkom Ranai Yusnaidi mengakui, kondisi layanan Plaza Telkom Ranai saat ini terbatas. Bahkan kondisi grafis penggunaan layanan internet saat ini sudah melewati batas normal.

“Belakangan memang terjadi gangguan. Itu karena pemakaian layanan internet sudah over kapasitas,” kata Yusnaidi.

Kapasitas bandwith Plaza Telkom Ranai saat ini kata Yusnaidi, masih sebesar 10 mega. Satu pelanggan kapasitasnya sebesar 1 mega. Jadi sangat terbatas melayani pelanggan. Bahkan semua instansi Pemerintah Daerah tidak bisa dilayani Telkom Ranai.

Diakui Yusnaidi, idealnya kapasitas bandwith di Ranai mencapai 200 mega. Sudah dalam kondisi aman dari kelebihan pemakaian. Dan pada umumnya diluar Natuna, satu pelanggan bisa mendapat layanan interner telkom mencapai 5 mega. Namun di Natuna hanya 1 mega.

Yusnaidi mengaku, peningkatan bandwith layanan Telkom Ranai adalah kebijakan pusat. Dan dalam waktu dekat akan melakukan peninjauan ke Natuna untuk meningkatkan kapasitas bandwith. Karena menunggu tahun 2018 mendatang, masih cukup lama. Dioperasikannya program Palapa Ring.

“Memang sekarang tidak bisa kami layani seluruh pelanggan. Sekarang saja ada puluhan daftar tunggu belum bisa terlayani. Kalau dilayani semua makin parah kondisi internetnya, sekarang saja sudah gangguan sekali,” ujar Yusnaidi.(arn)