Iklan

 

Iklan

batampos.co.id – Warga Natuna akan memiliki fasilitas angkutan yang nyaman, bus Damri. Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, diperkirakan bus Damri mulai beroperasi Maret mendatang, setelah Satker Damri dibentuk di Natuna,

Dikatakan Iskandar, pengoperasian bus Damri perlu disosialisaskkan kepada pengelola angkot. Agar tidak menggangu usaha angkutan warga di rute yang sama dan ekonomi masyarakat tetap jalan. Bus Damri juga untuk kepentingan masyarakat.

Saat ini, untuk tarif belum ditentukan. Namun karena bus Damri adalah transportasi perintis, harganya lebih terjangkau masyarakat. Setelah dilakukan pengecekan survei rute bersama Pemkab Natuna Satker Damri nanti. Yakni rute Ranai ke Selat Lampa dan Ranai Teluk Buton.

“Diperkirakan akan beroperasi bulan Maret mendatang, sdamritelah Satker Damri dibentuk di Natuna. Angkutan darat perintis ini adalah bagian dari program nawacita Presiden Joko Widodo melalui dirjen perhubungan darat Kementerian perhubungan,” kata Iskandar kemarin.

Bus Damri yang didatangkàn Dirjen perhubungan Darat ini katanya, berkapasitas 19 penumpang dan dilengkapi fasilitas pendingan AC. Angkutan ini sangat layak digunakan di Natuna.

Dikatakan Iskandar, meski belum memiliki terminal bus. Maka kantor Dinas Perhubungan dijadikan terminal sementara. Untuk memudahkan akses penumpang, maka halte bus sekolah yang dibangun akan dimanfaatkan. Dan nanti akan dilakukan survei untuk menentukan beberapa titik halte bus Damri.

“Untuk sementara, Bus akan stanbay di halaman parkir Dinas Perhubungan. Dan berharap Pemerintah Pusat membangun terminal bus yang representatif di Natuna kedepan,” ujar Iskandar.

Pemerintah Kabupaten Natuna sebenarnya sudah merencanakan pembangunan terminal bus. Namun tidak pernah direalisasi. Setiap berganti kepala daerah, perencanaan selalu berubah.

Bahkan beberapa tahun lalu, sudah disiapkan peruntukan lahan untuk dibangun terminal bus. Namun dialihkan dan dibangun pasar modern.(arn)