batampos.co.id – Diono, salah satu karyawan warung ayam penyet ditemukan tewas di lantai II ruko Maitri Prima sekitar pukul 12.00 WIB.

Kematian pemuda 23 tahun tersebut cukup misterius sebab saat ditemukan tewas dia tidak sendirian di lantai II ruko tersebut. Dia tinggal dan tidur bersama teman-teman sekerjanya sebelum ditemukan tewas.

Bahkan malam sebelumnya diakui Sandi rekan kerja yang sama-sama tidur bersama korban, Diono tampak baik-baik saja dan bermain gitar hingga pukul 04.00 WIB.

“Warung ini kan buka sampai pagi. Tadi pagi pukul 04.00 WIB masih main gitar dia karena nunggu pelanggan,” ujar Sandi.

Pagi kemarin sebelum mereka beranjak tidur di hamparan lantai di lantai dua ruko, Diono memang mengeluh sakit perut dan meminta agar dia dibangunkan pada pukul 12.00 WIB.

“Katanya sakit perut dia tadi pagi, dia minta jangan diganggu kalau tidur dan bangunkan dia pukul 12.00 WIB,” ujar Sandi.

Saat jarum jam menunjukan angka 12.00 WIB, Sandi dan rekan-rekannya mencoba membangunkan Diono.

“Kami guncangpun tak bangun-bangun dia, rupanya sudah meninggal,” ujar Sandi lagi.

Saat diketahui meninggal, Diono dalam posisi tidur telentang di dekat tanggak naik dari lantai satu. Saat itu Diono hanya mengenakan celana bola pendek warna putih tanpa baju. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Begitu juga kondisi jasad Diono tampak biasa-biasa saja. Tak ada cairan yang keluar dari mulut ataupun hidung.

Temuan itu langsung disampaikan ke Mapolsek Batuaji dan untuk kepentingan penyelidikan Jenazah Diono dibawa ke RS Bhayangkara Mapolda Kepri untuk divisum.

Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko di lokasi kejadian hanya membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Dia belum bisa memastikan penyebab kematian korban sebab belum ada pembuktian penyebab secara medis.

“Tunggu hasil visum,” ujarnya. (eja)

Advertisement
loading...