Triatlon, salah satu event yang diselenggarakan di Bintan untuk menarik kunjungan wisman datang ke Kepri, khususnya Bintan. Foto : Batampos.

batampos.co.id – Mengejar target wisatawan sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah daerah (RPJMD), Dinas pariwisata Kepri menggencarkan event untuk mendatangkan 2.2 juta wisatawan.

Dijelaskannya event memang tak hanya menjadi satu-satunya upaya meramaiakan Kepri dengan kedatangan wisatawan. Namun event menjadi salah satu alternatif yang dirasa paling cepat mendatangkan wisatawan. Utamanya wisatawan mencanegara.

Tak hanya memberikan respon cepat, mengadakan event, sambung Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar, pun merupakan aksi paling efektif untuk dilakukan pemerintah provinsi. Dengan menjalankan event yang turut menggandeng masing-masing kabupaten/kota yang juga telah menyiapkan berbagai event lokal, Buralimar mengaku optimis mampu mendatangkan wisatawan.

Selain even, Buralimar menjelaskan adanya upaya lain yakni dengan melakukan promosi. Namun diakui adanya kendala besarnya dana yang dibutuhkan untuk melakukan promosi besar-besaran. Sehingga promosi kecil-kecilan melalui media dan juga komunitas, kian dioptimalkan Buralimar. “Semua media tentunya dan juga Blogger,” sambungnya.

Kendati demikian, mengakali promosi skala besar, dilakukan dengan ikut masuk ke dalam promosi yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Namun dengan mengandalkan promosi, Buralimar berpendapat bukan menjadi salah satu alternatif terceoat mendatangkan wisman. Ia memperhitungkan, setidaknya dibutuhkan waktu selang setahun dari promosi yang digencarkan, barulah wisatawan berdatangan ke Kepri.

“Memang kalau untuk Batam tak pengaruh. Sedikit saja promosi bisa tetap ramai yang datang. Tapi kalau kabupaten lain perlu waktu berhubung branding belum sekuat Batam,” terang Buralimar.

Upaya mendatangkan wisatawan lainnya yakni dengan menambah destinasi wisata di tujuh kabupaten/kota. “Tapi ini jelas tak bisa dilakukan pemerintahan sendiri,” ucapnya.

Untuk menambah destinasi wisata, diterangkan Buralimar, perlu dilakukan dengan menggandeng pihak swasta. Namun, Dinas Pariwisata tak mentah-mentah tinggal menerima upaya swasta begitu saja. Dinas Pariwisata dalam hal membangun destinasi baru pada wilayah Kepri, berkomitmen untuk terlibat dengan memberikan kemudahan perizinan.

Sehingga, dengan tawaran bantuan ini, dirasa Buralimar mampu meningkatkan gairah berinvestasi di bidang hiburan dan wisata untuk wilayah Kepri. (aya)

Respon Anda?

komentar