Iklan
Kantor camat Ungar masih menyewa rumah warga. Listrik hanya nyala malam hari. Foto : Batampos.

batampos.co.id – Masyarakat di Kecamatan Ungar yang terdiri dari kelurahan Alai, Desa Batulimau, Desa Sungai Buluh, dan Desa Ngal baru menikmati penerangan listrik malam hari. Sedangkan siang hari listrik padam, kondisi ini dirasa sangat mengganggu aktivitas perkantoran, sekolah dan usaha rumahan. Dalam hal ini masyarakat berharap listrik dapat menyala siang dan malam hari (24) jam.

Iklan

Keluhan warga dibenarkan Camat Ungar Farida Syahdu saat dikonfirmasi, Selasa (7/2) kemarin. Diakuinya ketika ia berkunjung ke desa yang dikeluhkan masalah listrik serta akses jalan. Listrik di kecamatan Ungar menyala dari pukul 17.00 Wib dan padam pukul 07.00 WIB, pagi hari. Bahkan sebelumnya listrik menyala hanya 7 jam, dari pukul 17.00 Wib padam pukul 23.00 WIB tengah malam.

“Yang sangat dirasakan saat aktifitas kantor dan di sejumlah sekolah yang mengoperasikan komputer. Karena listrik hanya nyala malam hari, sehingga untuk mengoperasikan komputer terpaksa gunakan mesin generator set (genset). Sementara biayanya lebih besar, ini keluhan yang dirasakan,” ungkap Syahdu.

Sebelumnya General Manager (GM) PT.PLN (persero) wilayah Riau dan Kepri Feby Joko Priharto menyebutkan berdasarkan rasio elektrifikasi provinsi Riau dan Kepri terus meningkat. Berdasarkan data kelistrikan PT.PLN (persero) wilayah Riau Kepri 2015 dari 417 desa yang sudah mendapat aliran listrik baru sekitar 75,06 persen. Sehingga tersisa 104 desa lagi yang belum mendapat aliran listrik. Pada tahun 2016 PLN terus meningkatkan rasio desa berlistrik di wilayah Kepri 77,22 peresen dengan perincian tambahan 15 desa menjadi 322 desa yang sudah berlistrik. Ditargetkan pada tahun 2019 seluruh desa di wilayah provinsi Kepri sudah dialiri listrik selama 24 jam, hal itu disampaikan saat peresmian jaringan listrik desa akhir Desember 2016 lalu di Tanjungbatu. (ims)