batampos.co.id РKepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kota Batam Said Khaidir memastikan KTP Elektrik yang dipegang Muhammad Omar Faruk palsu. Pihaknya tengah menyelidiki darimana  warga negara (WN) Bangladesh itu bisa mendapatkan KTP tersebut.

Iklan

“Saya pastikan KTP yang dipegang itu palsu. Kami juga sedang mencari tahu darimana KTP itu didapat,” kata Said di kantor Walikota Batam, Selasa (7/2) siang.

Menurut dia, pihaknya telah mengecek basis data (database) untuk memastikan data asli Muhammad Omar Faruk. Namun setelah beberapa kali pengecekan, hasilnya tetap nihil.

“Kami sudah beberapa kali cek ricek. Dapat saya pastikan melalui staf perekaman data, NIK-nya tidak ada di data kita. Kosong,” tegas Said.

Dijelaskan Said, secara kasat mata memang tak terlihat perbedaan E-KTP milik Muhammad Omar Faruk dengan E-KTP yang dikeluarkan oleh Disduk Capil. Tapi jika dilakukan pengecekan, maka bisa dipastikan jika KTP tersebut palsu apa tidaknya.

“Secara langsung saya memang tak melihat seperti apa bentuk E-KTP yang dibiliki WNA itu.Tapi dari data yang kami miliki, dapat dipastikan E-KTP itu palsu. Sebab datanya tak ada sama kami,” jelasnya.

Selain itu, Said mengaku akan memperbaiki seluruh pelayanan di Dinas yang baru ia pimpin. Mulai dari pelayanan hingga memberantas dugaan pungli yang sempat merusak nama baik Disduk.

“Semua akan saya perbaiki. Masyarakat juga wajib diberi kemudahan, asalkan semua persyaratannya lengkap,” sebutnya mengakhiri.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyerahkan permasalahan dugaan E-KTP palsu yang dimiliki WN Bangladesh kepada dinas terkait.

“Saya yakin dinas terkait bisa menyelesaikannya,” imbuh Amsakar.

Sebelumnya, Mohammad Omar Farur warga negara (WN) Bangladesh diduga memiliki E-KTP Batam. Bahkan di dalam E-KTP yang dikeluarkan 15 November 2015 lalu, Mohammad Omar Farur tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) asli yang berasal dari Aceh Pidi Jaya.

Dalam E-KTP dengan nomor nik 217102202799007, Mohammad Omar Farur tinggal di Seitering RT 02 RW 08, Tanjungsengkuang, Batuampar. Untuk pekerjaan, Mohammad Omar Farur yang memiliki nomor paspor BE0108645 keluaran negara Bangladesh ini bekerja sebagai wiraswasta. (she)