batampos.co.id – Erik Nasution alias Ucok, 32, tewas di kos-kosan lantai dua Pasar Induk Jodoh, Lubukbaja, Senin (7/2) sekitar pukul 23.30 WIB. Diduga ia tewas setelah ditikam Wira Pranata Ginting, 32.

Oyon, salah satu warga yang tinggal di Pasar Induk Jodoh mengatakan kejadian ini bermula dari Ucok yang pada malam itu meminta Wira yang sedang menjaga parkiran di Pasar Tos 3000 untuk istirahat.

“Dia (Ucok, red) bilang sama si Wira ini, istirahatlah bro, kasihlah yang lain parkir. Selain ngomong itu, dia (Ucok, red) juga meminta kepada Wira untuk bayarkan kopinya,” katanya.

Setelah mendapatkan perkataan dari Ucok itu, Wira pun merasa emosi. Ia menghampiri Ucok di kos-kosannya tersebut dan langsung menusuk Ucok sebanyak tiga kali.

“Waktu itu terdengar jeritan di lantai dua. Kemudian kami cek, Ucok sudah berdarah. Terlihat ia masih bergerak, kami larikan ke rumah sakit. Tapi sampai di rumah sakit sudah meninggal,” kata Oyon.

Menurut Oyon, selama kenal sama Wira dan Ucok, mereka merupakan anak yang baik. Namun mempunyai sifat dan tempramen yang berbeda. Selain itu, mereka juga berteman baik dan sempat tinggal satu kos-kosan bersama.

“Keputusan pihak keluarga, Ucok dikebumikan di Batam atau di Sei Panas. Dia diurus sama keluarga besar pasar induk dan keluarga besar ikatan keluarga besar Siantar,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja Kompol I Putu Bayu Pati mengungkapkan kronologis kejadian ini bermula dari salah seorang saksi, Ori memasak di lantai dua kos-kosan tersebut.

“Saksi mendengar suara jeritan kemudian saksi melihat di sekitar dan di bagian dasar kosan, akan tetapi tidak ada orang yang sedang bertengkar, selanjutnya saksi kembali melanjutkan memasaknya,” ujar Putu Bayu.

Setelah Ori selesai memasak, kemudian Ori menuju ke kamar Ucok dan melihat Wira sedang berada di sekitar kamar Ucok. Karena tidak ada merasa curiga, kemudian Ori masuk ke kamar korban.

“Setelah di dalam kamar korban pada saat itu saksi kaget karena melihat korban sudah tersungkur dan berlumuran darah,” tuturnya.

Setelah melihat Ucok tertelungkup dalam keadaan berlumuran darah, kemudian Ori segera turun dari lantai dua kos-kosan itu untuk meminta bantuan dari warga sekitar.

“Warga langsung naik dan menuju ke kamar korban, karena melihat korban dalam keadaan berlumuran darah, mereka langsung membawa korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan pertolongan,” kataya.

Namun, sesampainya di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Ucok langsung menghembuskan nafas terakhirnya. Nyawa Ucok tidak dapat tertolong lagi akibat kehabisan darah.

“Korban mengalami luka di bagian kepala, dua luka tusuk di bagian dada sebelah kiri, luka sayat di bagian tangan kiri, dan luka sayatan dibagian telapak kaki sebelah kiri,” terang Putu.

Setelah mendapat laporan tersebut, kemudian Putu beserta anggota Opsnal Polsek Lubukbaja melakukan Olah TKP dan mendapatkan identitas tersangka dari keterangan beberapa orang saksi.

“Sekitar 45 menit setelah kejadian, kami lakukan pencarian dan berhasil menangkap tersangka di Perumahan Happy Garden, beserta barang bukti berupa sebilah besi yang dipakai pelaku untuk menusuk korban,” imbuhnya. (cr1)

Respon Anda?

komentar