Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Kamal, makanan yang disajikan di hotel, restauran maupun pelaku usaha wajib mendapatkan ijin layak sehat.

“Sesuai dengan standarnya, semua itu wajib dicek kehiginisannya,” kata dia beberapa waktu lalu.

Tim dari Dinkes nanti turun langsung mengambil beberapa sampel makananya yang menjadi menu di restoran dan hotel untuk dites, sebelum mengeluarkan surat izin layak sehat. Menurutnya makanan merupakan salah satu tujuan wisata yang dijual di Batam. Makanan itu berhubungan langsung dengan SDMnya. Jadi sudah seharusnya memiliki izin,” ujar pria berkacamata ini.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri, Hanafi mengatakan belum menerima infomasi terkait verifikasi hotel yang akan dilakukan Pemerintah Kota Batam.

“Belum tahu saya,” kata dia, Rabu (8/2).

Menurutnya, masing-masing hotel memiliki standar pelayanan yang berbeda-beda, tergantung hotelnya. Termasuk penyajian makanan dan lainnya. Dia mengaku sangat mendukung langkah dari Pemko jika hal tersebut dapat meningkatkan pelayanan dan membuat wisatawan yang ke Batam merasa nyaman.

“Yang jelas sesuai standar dan tidak merugikan konsumen,” sebut dia.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam, Chandra Kamal menuturkan untuk memperoleh izin layak sehat, cukup melampirkan, KTP, ijin usaha dari Kecamatan setempat, pas photo, dan surat keterangan kesehatan pemilik usaha, hotel, atau restoran.

Untuk pengurusan izin sendiri tidak dikenakan biaya, dan lama pengurusan hanya tujuh hari kerja. Berdasarkan data yang ada hingga saat ini baru 60 persen pelaku usaha yang mendaftarkan ijin layak sehat usahanya.

Satu lagi menurutnya,  Industri Rumah Tangga (IRT) yang ada di Kota Batam sangat beragam, dan sering dijadikan oleh – oleh bagi wisatawan, jika izinnya tidak ada itu akan membuat mereka berfikir tentang keamanan makanan tersebut.

“Banyak wisatawan yang tertarik, jangan sampai karena izin tidak ada, mereka tidak jadi membeli, ,” ucapnya.

Oleh karena itu pelaku usaha diharapkan kesadarannya untuk mengurus ijin layak sehat usahanya, itu sebagai kepercayaan bagi konsumen nantinya.

Sementara itu , Kepala Dinas Koperasi , Usaha Mukro (KUM) Kota Batam Suleman Nababan mengatakan, upaya mendukung kemajuan usaha mikro, tahun ini pihaknya akan membantu pelaku UKM untuk bisa memperoleh izin layak sehat dari Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Kami akan jembatani mereka untuk mendapatkan izin tersebut. Nanti akan kami surati langsung Dinkes,” sebut dia. (cr17)

Advertisement
loading...