Warso, pedagang ikan lele saat melayani pembeli di Pasar Fanindo, Batuaji, Senin (8/2). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Harga ikan lele kembali alami kenaikan, jika sebelum ikan air tawar ini dibanderol mulai Rp 22 ribu hingga Rp 25 ribu perkilo, kini menjadi Rp 28 ribu perkilo.

Salah satu penjulal ikan di Pasar Fanindo, Batuaji, Heri mengatakan kenaikan harga lele ini sudah terjadi beberapa minggu ini. Penyebab kenaikan karena stok lele yang masuk ke pasar terus menipis.

“Lelenya kami ambil dari Temiang dan Tembesi,” ujar Heri di Pasar Fanindo, Rabu (8/2).

Dia mengatakan meskipun selisih naiknya hanya sedikit,namun kenaikan harga ini berdampak pada berkurangnya minat pembeli. Biasanya lele-lele yang ia ambil dari kolam Tembesi maupun Temiang ini terjual habis, namun akhir-akhir ini penjualannya berkurang.

“Masyarakat banyak yang mengeluh, apalagi mereka para penjual lele penyet,” kata

Senada juga diakui Awe, lelaki berkulit putih ini mengaku kenaikan harga lele berdampak pada berkurangnya minat pembeli.

“Apalagi pembeli dari penjual lele penyet, mereka biasa beli hingga lima kilo, kini mereka hanya bisa beli dua atau tiga kilo,” katanya.

Sebelum, harga lele juga pernah naik pada akhir tahun 2016. “Harga pasarnya memang tidak menentu, kadang naik kadang turun, tergantung dari stoknya,” kata Awe.

Selain di Pasar Fanindo, Pasar SP Plaza Sagulung harga ikan lele alami kenaikan. Dirman, salah satu penjual mengatakan kenaikan harga lele ini sudah terjadi tiga minggu yang lalu.

“Iya, harga naik sekarang,” kata Dirman. (cr19)

Respon Anda?

komentar