Petugas berusaha memadamkan api yang membakar hutan di Kecamatan Toapaya Bintan, Jumat (10/2). F.Choky/Batam Pos

batampos.co.id – Si jago merah melalap habis 50 hektare hutan di jalan bukit Zaitun, Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Jumat (10/2) pagi. Hingga berita ini diterima bBelum diketahui pasti apa yang  menyebabkan hutan tersebut tersbakar.

Menurut Ketua Rt 3, Rw 1, Kelurahan Toapaya Asri, Usmanto yang ditemui di lokasi kebakaran, ia belum mengetahui dari mana asal api berada. “Gak tahu apinya datang dari mana. Tapi dari jam 9 apinya sudah terlihat besar dan sudah melebar ke semua sisi hutan, lebih kurang 50 Hektare yang terbakar” katanya, Jumat (10/2).

Usmanto menduga kabakaran hutan ini bisa jadi disebabkan karena adanya oknum yang sengaja membakar hutan, namun dia tak bisa memastikan siapa pelaku pembakaran hutan tersebut. “Gak mungkin kan tiba-tiba ada api langsung membesar gitu saja. Tentu ada pemicunya. Dan pastinya ada yang melakukan. Tapi gak tahu siapa,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Taufik, salah seorang penjaga kebun yang lokasinya berdekatan dengan lokasi kebakaran hutan tersebut. Dia mengaku tak mengetahui penyebab kebakaran, karena saat ia tiba di kebun, kobaran api sudah menyala besar dan menghabiskan sebagian besar hutan yang berada persis disebelah kebun yang dijaganya itu.

“Saya kurang tahu asal api dari mana. Namun, sejak pukul 09.30 WIB, saya lihat api-nya memang sudah besar dan sudah menyebar,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Kijang, AKP Hendriyal mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran hutan yang menghanguskan lahan seluas lebih kurang 50 hektare tersebut, karena dari keterangan beberapa saksi, tidak ada informasi terkait dengan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Pihaknya juga tak berani menduga penyebab kebakaran, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Pasalnya dari keterangan Ketua Rt setempat, kebakaran juga pernah terjadi pada dua tahun lalu, dan menghabiskan hutan yang sama yang dilalap api.

“Kemungkinan, ada ketidaksengajaan seperti membuang puntung rokok sembarangan. Sebab lahannya memang mudah terbakar, apalagi kondisi cuaca sedang panas terik dan angin cukup kencang,” jelasnya.

Pantauan dilokasi, sebelum petugas kebakaran datang, api terlihat begitu cepat membesar dan langsung menghanguskan hutan tersebut. Kepulan asap menyebabkan kabut sampai radius 1 kilometer. Hingga menjelang sore hari, petugas bomber dari unit Toapaya masih berupaya memadamkan kobaran api yang semakin mengganas akibat tiupan angin yang kencang. (cr20)

Advertisement
loading...