Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Banyak warung, kedai bahkan kafe tapi Aldi, 18, mengajak pacaranya sebut saja bernama Melati, 15, pacaran di kuburan China, Selasa (7/2).

Iklan

Dilansir dari hargo.co.id, peristiwa itu terjadi di Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Gorontalo.

Kejadian tersebut bermula saat Aldi ajak pacarnya, ke kuburan China untuk memadu kasih, sekitar pukul 20.00 Wita.

Saking menggeloranya cinta mereka, dua sejoli ini tidak takut lagi dengan suasana pekuburan yang familiar dikenal angker.

Dua jam kemudian berlalu, tiba-tiba mereka didatangi oleh dua pemuda yang mengaku sebagai warga setempat. Dua pemuda tersebut awalnya memarahi sambil menasehati bahwasannya tidak boleh pacaran di lokasi seperti pekuburan.

Namun saat hendak ingin pulang, dua pemuda tadi melarang Melati pergi. Sedangkan sang pacar, Aldi yang merupakan warga Kecamatan Telaga justru disuruh pulang sembari diancam akan dilaporkan ke yang berwajib. Dua lawan satu, Aldi pun mengalah dan membiarkan pacarnya dikerumuni dua pemuda tadi.

Setelah ditinggal Aldi, Melati pun dipaksa ke lokasi yang lebih jauh dari tempat mereka berdiri. Melati yang merasa terdesak tidak bisa berbuat apa-apa selain menurutinya.

Tak lama setelah berada di tempat remang-remang, Melati pun diperlakukan tidak selayaknya oleh dua lelaki tadi. Melati nyaris diperkosa dimana tangan dua pemuda itu sudah menjamah hampir di sekujur tubuhnya.

Merasa tidak tahan lagi, Melati kemudian berteriak sekeras-kerasnya meminta tolong. Panik, dua pemuda yang berciri-ciri tinggi berisi pun lari kesetanan.

Melati kemudian berhasil kabur dan langsung menuju ke Polres Gorontalo Kota sekitar pukul 01.00 Wita untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kasat Reskrim Gorontalo Kota, AKP Tumpal Alexander, mengaku sudah menerima laporan tersebut dan tengah mengungkap sekaligus mengejar dua pemuda tersebut.

“Kami sudah mengantongi ciri-cirinya,” jelasnya Rabu (8/2).(TR-49/sad/JPG)