Iklan

Angin utara robohkan pohon dan rusak jaringan PLN di Lintas Timur pulau Lingga. Salah seorang pengendara ikut membersihkan jaringan PLN yang ikut tumbang.
foto: Mauran Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Angin utara berhembus begitu kencang. Di pulau Lingga nelayan tak bisa melaut.

Bukan itu saja angin juga berdampak terhadap jaringan PLN Sub Rayon Daik di Lintas Timur. Ada Pohon tumbang menimpa jaringan PLN, ruas jalan pun terhalang, Jumat (10/2/2017) malam.

Tiang PLN patah. Akibatnya pelayanan PLN Sub Rayon Daik untuk wilayah Lingga Timur sempat terganggu beberapa jam. Seperti Sungai Pinang, desa Kudung, desa Teluk, dan desa Belungkur.

Sabtu keesokan hari listrik kembali normal.

“Beberapa hari terakhir ini angin utara cukup kuat. Sampai-sampai membuat pohon dipinggir jalan tumbang. Jaringan PLN juga rusak. Listrik sempat padam beberapa jam,” ungkap Mauran, salah seorang warga, Minggu (12/2) siang.

Pihak PLN bergerak cepat memperbaiki jaringan. Selain untuk memperlancar lalu lintas kendaraan dijalur Lintas Timur tersebut juga karena ada kegiatan budaya Cak Go Meh warga Tionghoa di desa Kudung.

“Malamnya sudah nyala lagi. PLN cepat tanggap,” tambahnya.

Sementara itu ditempat lain, kepala PLN Sub Rayon Daik, Johari Nainggolan membenarkan peristiwa ini. Pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian memperbaiki jaringan.

Di pulau Lingga kata Joharin, jaringan PLN melintasi hutan yang banyak ditumbuhi pohon-pohon besar.

“Puncak angin utara ini menjadi kendala. Akibat angin kencang pohon besar ada yang tumbang. Tapi sudah kami perbaiki,” pungkasnya. (mhb)