ilustrasi (sigood.com)

batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim memutus kontrak renovasi 12 tolet bandara.

“Harusnya sudah selesai, tapi tak bisa dikerjakannya sesuai tenggat waktu yang telah disepakati. Jadi kami putus kontraknya,” kata General Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso kepada Batam Pos, Sabtu (11/2).

Tak hanya diputus kontraknya, pihak bandara juga mendenda kontraktor. Dalam waktu dekat pihak bandara berencana menenderkan kembali pengerjaan toilet tersebut.

“Akan kami lelang lagi dalam waktu dekat,” ucapnya.

Suwarso memprediksi, pengerjaan toilet tersebut akan selesai Mei mendatang. Dia berharap siapapun nantinya yang mengerjakan toilet itu, dapat menyelesaikan sesuai dengan waktu yang disepakti.  Suwarso menjelaskan dua toilet di depan atau luar terminal. Sedangkan 10 toilet berada di dalam terminal.

“Pokoknya lebih baik dari sebelumnya,” ucapnya.

Beberapa pengguna jasa Bandara Internasional Hang Nadim sedikit canggung, untuk masuk ke toilet. Sebab toilet luar terminal, disediakan satu tempat untuk perempuan dan laki-laki. Kadang para penumpang terpaksa harus mengantre menggunakan toilet tersebut.

Salah satu pengguna jasa bandara, Toni berharap, pengerjaan toilet tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Hal yang senada diucapkan pengguna jasa bandara lainnya. Perempuan yang enggan mengungkapkan namanya tersebut merasa risih harus satu toilet dengan laki-laki.

“Gak enak mas, bayangkan kalau ke toilet campur gini. Pokoknya cepat selesai saja,” ungkapnya. (ska)

Respon Anda?

komentar