batampos.co.id – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepri, Noorlizah Nurdin mengatakan sekitar 1.000 masyarakat Kepri terserang kanker. Baik itu kanker payudara, rahim, paru-paru dan mata. Untuk mencegah bertambahnya pengindap kanker, pihaknya mengajak masyarakat Kepri untuk menerapkan pola hidup sehat dan rajin berolahraga.

“Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Provisinsi, ada warga Kepri yang menderita kanker. Tentu ini sangat memprihatinkan bagi kita,” ujar Noorlizah Nurdin menjawab pertanyaan media disela-sela peringatan hari kanker sedunia dan hari gizi nasional 2017 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (12/2) pagi kemarin.

Menurut Noorlizah, kanker adalah penyakit pembunuh secara diam. Apalagi kebanyakan yang terkena adalah mayoritas perempuan. Atas dasar itu, istri Gubernur Nurdin tersebut mengharapkan masyarakat Kepri untuk senantiasa menjaga kesehatan. Dengan mengkonsumsi makan-makan sehat dan memperbanyak makan buah-buahan.

“Selain itu untuk rajin mengecek kesehatan, kalau ada tanda-tanda kanker jangan dibiarkan. Segera lakukan pemeriksaan, sehingga bisa dilakukan tindakan medis seperti apa. Jangan sampai menunggu sudah stadium 4, kondisi ini tentu mengancam keselamatan,” papar Noorlizah.

Kadinkes Kepri, Tjetjep Yudiana menambahkan, kanker pada umumnya memang banyak dialami wanita. Batam merupakan kota besar di Kepri, juga menjadi penyumbang penderita kanker tertinggi di Kepri. Menurut Tjetjep, makan-makanan tidak sehat dan tidak bergizi bisa menjadi pemicu berkembangkan kanker ditubuh manusia.

“Pada umumnya mereka yang terserang kanker adalah pada usia diatas 30 tahun. Tetapi belakangan ini, ada juga anak-anak yang masih usia empat tahun terserang kanker mata,” ujar Tjetjep.

Masih kata Tjetjep, tahun ini, Pemprov Kepri melalui Dinkes Kepri akan membuat trobosan melalui Gerakan Hidup Sehat. Yakni akan ada tim-tim yang belakukan visit kerumah-rumah untuk mengkampanyekan tentang gaya hidup sehat dan pola hidup sehat. Disebutkan Tjetjep, dalam menjalani hidup upayakan jangan sampai stress.

“Apabila kita terserang stress, berbagai penyakit akan mudah mampir. Apakah itu kanker maupun jantung, olahraga dan pola hidup sehata adalah upaya untuk mencegahnya,” papar Tjetjep.

Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Meifrizon juga menambahkan, senam sehat yang ditaja oleh YKI Kepri ini diikuti hampir 700 masyarakat Tanjungpinang. Dikatakannya, diluar kegiatan seperti ini, Dispora Kepri setiap akhir pekan menaja senam sehat bersama di depan Gedung Daerah ini.

“Kalau ada pihak-pihak ingin melakukan senam sehat bersama, tentu bisa dikoordinasikan ke Dispora. Sebagai penyemangat masyarakat yang datang, cukup dengan menyediakan door prise ,” ujar Meifrizon.

Ditambahkannya, Jalan di Depan Gedung Daerah ini juga sudah ditetapkan sebagai kawasan Car Free Day, Tanjungpinang. Yakni dari pukul 06.00 sampai pukul 09.00 pagi. Menurut Meifrizon, senam sehat bersama adalah merupakan upaya untuk menerapkan gaya hidup sehat. “Kita akan bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kepri dalam kegiatan-kegiatan seperti ini,” jelas Meifrizon.(jpg)

Respon Anda?

komentar