batampos.co.id – Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Anambas Jefrisal mengakui pada beberapa hari terakhir ini sinyal 3G di Tarempa dan sekitarnya mengalami sedikit gangguan yang mengakibatkan ketidaknyamanan masyarakat khususnya pengguna gadget.

Pantauan di lapangan, jika tanda sinyal di HP keluar tanda 3G, sinyal tersebut tidak bagus, bahkan smart phone tidak bisa bekerja. Smartphone baru bisa bekerja lagi jika keluar tanda H+. Itupun terbatas, kadang hilang dan timbul secara mendadak.

“Kemarin ada sekitar dua hingga tiga hari memang ada gangguna sinyal karena ada perbaikan tower 3G yang ada di dekat rumah dinas wakil bupati Anambas,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Perbaikan itu kata Jefrizal, yakni adanya pemasangan komponen baru untuk memperkuat sinyal di Tarempa. Karena selama ini kuota yang ada tidak mencukupi warga Tarempa sehingga harus ada penambahan kuota lagi dan alat untuk memberkuat sinyal dari tower. Lanjutnya, di Tarempa ini, bandwidthnya hanya ada 4 mega saja. Sementara itu penggunanya sudah melebihi kapasitas.

“Alatnya sudah dipasang diatas tower. Ada tiga sektor untuk memperkuat sinyal agar jangkauannya lebih jauh, dihadapkan kearah padat penduduk dan diarahkan ke Pasir Merah kelurahan Tarempa karena disana sinyal tidak kuat,” jelasnya lagi.

Kerusakan ini juga bukan terjadi di Tarempa saja tapi di kecamatan Palmatak juga mengalami kerusakan yang sama. Dimatak sendiri sudah ada 4G. Namun beberapa minggu terakhir ini kata Jefrizal, sinyal juga tidak bagus. Sehingga disana juga ada perbaikan.

Setelah memperbaiki dan menambah komponen di tower 3G di Tarempa, mekaniknya lansung ke kecamatan Palmatak. “Mekaniknya sudah ke Matak karena disana sinyal juga mengalami masalah,” ungkap Jefrizal. (sya)

Respon Anda?

komentar