batampos.co.id – Perayaan Cap Go Meh di Vihara Dharma Diepa Moro, Jumat (10/2) lalu, berlangsung meriah. Puncak perayaan tahun baru Imlek 2568/2017 M itu, tidak hanya dihibur oleh artis. Tetapi juga bertabur hadiah dengan hadiah utama tiga unit motor. Undangan dari Batam pun turut hadir untuk memeriahkan malam Cap Go Meh. Yang membanggakan, pelaksanaan Cap Go Meh berlangsung aman, lancar, dan tertib.

“Atas nama pengurus Yayasan Vihara Dharma Diepa Moro, kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan dari Batam, dan berpartisipasi petugas keamanan, serta dukungan masyarakat Moro hingga acara Cap Go Meh berlangsung aman dan kondusif,” kata Ngoti, tokoh marga Tionghoa, Senin (13/2) kemarin.

Dijelaskan Ngoti, perayaan Cap Go Meh merupakan tradisi bagi marga Tionghoa yang dirayakan setelah 15 hari tahun baru Imlek. Agar perayaan Cap Go Meh berlangsung meriah, sengaja didatangkan artis dari Malaysia, dan artis lokal Tanjungpinang.
“Semua undangan tampak gembira dengan suguhan pertunjukan hiburan dari artis yang kita undang,” papar Ngoti yang didampingi Sung Heng.

Tidak lupa, atraksi barongsai yang juga merupakan budaya tradisi marga Tionghoa, ikut meramaikan perayaan. Atraksi mengambil angpao dibarengi bakar mercun dari satu rumah ke rumah warga Tionghoa, membuat suasana Cap Go Meh kian meriah.

“Yang menggembirkan, tentunya kehadiran “Dewa Cai Shen Ye” atau keberuntungan mengunjungi rumah warga Tionghoa di sepanjang jalan kota Moro,” ujarnya.

Puncak acara yakni pencabutan undian berhadiah tiga unit motor, dan ratusan hadiah lainnya. Yang bernasib baik memperoleh satu unit motor diraih warga Tiongha Moro, dan dua unit lagi diboyong warga Tionghoa Batam.

“Hadiah hiburan lainnya boleh dikatakan banyak dimenangkan warga Tionghoa Moro,” timpal Sung Heng. (pst)

Respon Anda?

komentar