Iklan

batampos.co.id – Aktivis suku laut, Densy Diaz menyambut baik komitmen pemkab Lingga menuntaskan persoalan legalitas warga suku laut Selat Kongky, desa Penaah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat internal bersama wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar dan sejumlah dinas terkait di ruang rapat kantor Bupati Lingga, Bandar Sultan Mahmud Riayat Syah, Senin (13/2) siang.

Iklan

Dikatakan Diaz, setelah sekian lama memperjuangkan hak identitas dan pendidikan bagi warga suku laut mulai ada titik terang. Setelah bertemu dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) beberapa waktu lalu, Kesra memfasilitasi untuk menggelar rapat bersama Disdukcapil, Kemenag, MUI, Baznaz, BPBD, kecamatan Senayang, kades Penaah dan dihadiri langsung wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar.

“Allhamdulillah ada titik terang hak legalitas untuk warga Suku Laut di Selat Kongky, Penaah. Semoga setelah rapat ini, hak identitas warga segera terealisasi,” ungkapnya kepada Batam Pos.

Beberapa waktu lalu, persoalan kartu keluarga (KK), identitas KTP hingga hak anak berupa akta lahir menjadi persoalan yang ditemui Diaz di lapangan. Karena menikah secara adat, banyak warga tidak memiliki catatan sipil. Untuk itu, Kesra menyertakan Kemenag, MUI untuk ikut menyelesaikan persoalan ini.

“Hari ini semua terjawab. Semua dinas terkait berjanji untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan ini,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, wabup Lingga Muhammad Nizar menginstruksikan jajarannya yang hadir agar segera menyelesaikan persoalan legalitas dan pernikahan masal bagi suku laut.

“Untuk KTP, KK dan Akta kelahiran kami serahkan kepada Disdukcapil. Sedangkan urusan pernikahan bagi warga Suku Laut, kami minta MUI, Pengadilan Agama dan Kemenag ikut membantu bagaimana prosudurnya. Yang telah menikah secara islam ataupun yang belum dan perlu kita buat nikah masal. Rapat ini ada mufakatnya,” tutur Nizar.

Sedangkan terkait pembinaan keagamaan bagi warga suku Laut di Selat Kongky dan dusun Pulau Buluh desa Penaah yang telah memeluk agama islam, Nizar instruksikan agar segra kirimkan Dai Motivator. “Saya minta Dai Motivator segera dikirim untuk warga disana,” pungkasnya. (mhb)