Iklan
Dua kapal terdampar dihantam ombak dan angin kencang. Tak ada korban jiwa namun kapal belum dapat di evakuasi. Foto : batampos.

batampos.co.id – Dua kapal terdampar dihantam ombak setinggi empat meter serta dorongan angin yang kuat. Dua kapal tersebut yakni TB. AA1 menggandeng TK. surya ll dan Japal Surya I TB Cahaya I Tag boat di dua lokasi pantai di Kabupaten Lingga.

Iklan

“Yang satu kandas di pantai Menangku Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga dan satu lagi terdampar di Penat, Desa Lanjut,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal saat menininjau kapal naas tersebut, Selasa (14/2) sore.

Terdamparnya kapal TB. AA1 menggandeng TK. surya ll saat berlayar dari Putung Selat Panjang menuju Teluk Air Batuampar, Pontianak. Saat kapal berada pada titik koordinat 002.499 N – 104.43.898 E, tak kuasa menahan hantaman ombak sehingga Kapten kapal, Dimyati mengambil inisiatif melepaskan gandengan yakni TK Surya II, yang akhirnya terdampar di Pantai Menangku, Desa Laboh.

Hingga saat ini Tongkang Surya II dengan GT 2137 bermuatan kayu akasia sebanyak 5281.922 metrik ton itu masih bersandar di pantai, dengan posisi miring. Mereka masih menunggu bantuan kapal untuk menarik tongkang tersebut kembali ke laut.

Sementara itu, kapal lainnya yakni Japal Surya I TB Cahaya I Tag boat juga mendapat hadangan ombak setinggi empat meter sehingga membuat kapal tersebut juga terdampar di Pantai Penat, Desa Lanjut. Karena air laut sampai naik ke dalam kapal, hingga saat ini AKB kapal tersebut bekerja menguras air dengan bantuan mesin.

“Tak ada korban jiwa akibat kejadian itu, namun kapal juga belum dapat dievakuasi karena cuaca masih belum kondusif,” kata Yusrizal.

Untuk itu, Yusrizal menyarankan kepada seluruh penggiat aktifitas di atas laut agar lebih berhati-hati karena saat ini kondisi laut masih belum stabil. Terlebih, ombak yang tinggi serta tiupan angin yang sangat kencang dapat terjadi sewaktu-waktu. (wsa)