Beberapa lubang jalan yang membahayakan penguna jalan terutama penguna motor yang melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batam Center. F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Warga Batam dan calon tamu yang akan datang ke Batam, ketahuilah, Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Yumasnur berjanji akan menuntaskan perbaikan jalan berlubang di tahun 2017 ini.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau, serta Kementerian PU.

“Karena ada jalan provinsi, dan nasional, dan kota,” kata Yumasnur, Selasa (14/2).

Perbaikan jalan rusak ini diharapkan bisa selesai pada akhir tahun 2017 ini. Lokasi jalan juga sudah mulai diperbaiki seperti di jalan menuju bundaran Regata, Batam Center.

Dia menambahkan saat ini kondisi jalan sudah mulai dibenahi, tidak hanya perbaikan, pihaknya juga melakukan pelebaran sebagai salah satu program prioritas tahun ini, selain itu ada juga pengaspalan jalan.

“Bertahap akan kami benahi, ada laporan jalan rusak kami langsung turun,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Rudi telah menginstruksikan kepada dinas terkait untuk memperbaiki jalan yang berlubang, karena bisa mengganggu pengendara jalan.

“Apalagi saat hujan turun, lubang pada jalan akan digenangi air, otomatis bisa membahayakan pengendara. Saya tidak mau dengar aduan dari masyarakat, terutama soal pelayanan. Karena itu saya sampaikan kepada Pak Yu untuk segera menuntaskan masalah ini,” ingat Rudi.

Memang, kualitas jalan di kota Batam dikeluhkan masyarakat. Ada jalan yang tidak rata dan membahayakan pengendara.

Wahyu salah seorang pengendara yang biasa melintasi jalan Raja Fisabilillah atau dari arah Batam Center menuju Sekupang menuturkan perbaikan jalan yang dilakukan dinas terkait belum maksimal.

“Masih bergelombang dan tidak rata. Sering terjadi kecelaakan,” kata dia.

Dia berharap perbaikan yang dilakukan dapat disamakan dengan jalan yang sudah ada.

“Mungkin bisa diperhatikan lagi kualitas jalan. Karena jalan yang tidak merata juga membahayakan, ” ujarnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar