Iklan
Sejumlah pengendara melintas di Jembatan I Dompak, Selasa (14/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Komisi Keselamatan Jalan Terowongan dan Jembatan (KKJTJ) mendesak Pemprov Kepri segera menuntaskan pembangunan Jembatan I Dompak, Tanjungpinang. Sebagai persyaratan infrastruktur tersebut mendapatkan sertifikasi kelaikan dari KKJTJ.

Iklan

“Meskipun Jembatan I Dompak sudah selesai dibangun, tetapi banyak infrastruktur pendukung yang harus segera dikerjakan lewat APBD 2017 ini,” ujar Kepala Bidang Bina, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri, Hendrija di Tanjungpinang, Selasa (14/2).

Hendrija menyebutkan, KKJTJ sudah memberikan beberapa rekomendasi yang harus segera dilakukan. Yakni, pengaspalan jalan, marka jalan, penerangan jalan, dan pengamanan jogging track di area bawah Jembatan. Menurut Hendrija, sebelum selesainya pekerjaan tersebut, KKJTJ belum bisa melakukan uji kelaikan atau tes beban, terhadap kekuatan konstruksi Jembatan I Dompak.

“Secara internal kami sudah melakukan uji beban, sebelum Jembatan Dompak dibuka. Artinya kualitas yang ada sudah teruji. Tetapi masih perlu dilakukan pengujian secara resmi,” paparnya.

Mantan Kabid Sumber Daya Air (SDA) tersebut menyebutkan, untuk menuntaskan Pembangunan Jembatan I Dompak, Pemprov Kepri melalui PU Kepri sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 11,5 miliar. Secara keseluruhan membutuhkan anggaran hampir Rp 26 miliar.

“Apa yang kami kejar sekarang ini adalah mendapatkan sertifikasi kelaikan dari KKJTJ. Apalagi dalam pekerjaan mengalami banyak rintangan dan kendala. Tentu perlu penegasan tentang kelaikan Jembatan tersebut,” tegas Hendrija.

Lebih lanjut katanya, PU juga sudah berencana untuk membangun posko-posko pengamanan dikedua sisi Jembatan. Baik itu untuk wilayah Dompak maupun Tanjungpinang. Selain penyelesaian lanjutan, Dinas PU Kepri juga sudah merancang untuk membangunan pintu gerbang menuju Jembatan I Dompak.

“Jembatan I Dompak ini merupakan jalur utama menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri. Tentu harus dirancang elegan,” tutup Hendrija.

Seperti diketahui, Jembatan I Dompak yang sudah menelan anggaran daerah sebesar Rp 312 miliar tersebut, digunakan secara resmi pada 29 November 2016 lalu. Jembatan tersebut juga diusulkan untuk disematkan nama HM. Sani, sebagai dedikasi atas pengabdiannya dalam membangunan Provinsi Kepri.(jpg)