Iklan

batampos.co.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan perbaikan dan penggantian terhadap alat-alat kesehatan. Perbaikan alat-alat kesehatan yang dilakukan sekitar satu bulan terakhir ini.

Iklan

Herianto, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana kabupaten kepulauan Anambas mengatakan, perbaikan dan pergantian alkes yang lebih baik ini dilakukan secara perlahan untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di Anambas.

“Untuk alat-alat yang masih bisa diperbaiki, dilakukan perbaikan. Kalau memang harus diganti, kami ganti. Saat ini proses perbaikannya sudah berjalan. Beberapa alat bahkan sudah kembali berfungsi. Kebetulan saya mencoba langsung rontgen kaki saya,” ujarnya Rabu (15/2).

Perbaikan peralatan kesehatan ini pun, diakui Herianto dilakukan pada dua rumah sakit yang ada di Palmatak dan Jemaja. Sejumlah peralatan, seperti peralatan anastesi diperbaiki di Bandung, Jawa Barat. “Sebelumnya kan peralatan itu sudah rusak. Yang masih bisa diperbaiki, kami perbaiki, yang tak bisa kami ganti yang lebih baik,” ungkapnya.

Perbaikan peralatan pun, diakuinya secara perlahan dilakukan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia sekaligus. Hal ini yang yang kerap menjadi sorotan masyarakat. “Jadi diselesaikan satu per satu terlebih dahulu. Kalau sudah mendapat perbaikan semua, baru perlahan dipersiapkan SDM nya,” ungkapnya lagi.

Meskipun perbaikan pada peralatan kesehatan, namun Herianto tidak mengelak fasilitas infrastruktur pendukung kesehatan belum bisa
dipenuhi secara maksimal. Seperti diketahui, dua puskesmas yang ada di Jemaja sebelumnya mendapat sorotan dari masyarakat karena hingga kini belum memiliki ruang Unit Gawat Darurat (UGD), termasuk ruang bersalin yang layak.

“Untuk itu saya sudah melakukan pengecekan secara menyeluruh. Memang untuk tahun ini, anggarannya belum memungkinkan. Mungkin akan dilakukan pada tahun depan,” tutupnya. (sya)