Iklan

batampos.co.id – Sejak Oktober 2016, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak, beroperasi dengan menggunakan mesin pembangkit unit kedua. Sedangkan, unit pertama dalam pemeliharaan yang diprediksi selesai pengerjaan empat bulan mendatang atau tepatnya bulan Mei nanti.

Iklan

”Insha Allah, Mei atau menjelang puasa kita sudah stand by mesin unit 1 untuk dioperasikan. Sekarang mesin unit 2 sudah beroperasi yang menghasil daya listrik mencapai 6.5 Megawatt dari 7 Megawatt,” jelas Manager PLTU Tanjungsebatak Lukman, Kamis (16/2).

Begitu mesin unit 1 dengan daya listrik yang dihasilkan 7 Megawatt beroperasi, maka secara otomatis Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di Bukit Carok milik PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun akan dilakukan perawatan. Sehingga, tidak ada terjadi defisit daya akibat kekurangan pasokan daya listrik baik dari PLTU maupun PLTD.

”Biasanya, kalau perawatan mesin dilakukan setelah 6000 jam hingga 8000 jam beroperasi. Sebab, mesin-mesin tersebut beroperasi 24 jam non stop. Kalau terjadi pemadaman dikarenakan faktor alam, anda bisa lihat sendiri saat sekarang ini cuacanya cukup ekstrem terutama pada sore hari,” ungkapnya.

Sementara Kepala PT (Persero) PLN Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar Zain mengatakan, daya listrik ke pelanggan saat ini mencapai 30,5 Megawatt dengan beban puncak 25,8 Megawatt di saat sore hingga malam hari. Sehingga, kebutuhan daya listrik di pulau Karimun ini telah mencukupi bahkan surplus daya listrik yang sudah termasuk dari PLTU Tanjungsebatak.

”Alhamdulillah, saat ini daya listrik cukup untuk kebutuhan pelanggan PLN yang mencapai 38.681 pelanggan yang tersebar di 4 kecamatan,” tuturnya.

Dan direncanakan pihaknya akan menambah mesin PLTD sebanyak 17 unit dengan daya 17 Megawatt untuk memperkuat sistem di PLTD sendiri. Dimana saat ini mesin yang dimiliki PLN termasuk sewa ada sekitar 21 mesin dengan daya sekitar 26 Megawatt.

”Pokoknya, dari wilayah kita dapat 17 unit mesin PLTD tambahan lagi. Tinggal tunggu pengiriman dari PLN wilayah ke Tanjungbalai Karimun, waktunya belum pasti yang jelas tahun ini,” ucapnya. (tri)