batampos.co.id – Perayaan Hari Raya Imlek dan gelar budaya peringatan 15 hari pasca tahun baru atau dikenal dengan istilah Cap Go Meh warga Thionghua di Centeng, Lingga berlangsung meriah. Tidak hanya diramaikan warga keturunan, namun menjadi geliat ekonomi warga dan pedagang setempat.

Pantauan di lapangan sejak 3 hari terakhir, kegiatan Cap Go Meh di dusun Centeng, Desa Limbung Kecamatan Lingga Utara ramai didatangai warga. Gelar budaya ini juga diramaikan pedagang yang mengais rezeki dengan cara berjualan di sepanjang jalan dusun tersebut. Mulai dari mainan anak-anak, makanan hingga pakaian sehari-hari.

“Setiap tahun memang seperti ini. Di Centeng selalu ramai. Toleransi di sini sangat baik. Warga lain memanfaatkan keramaian dengan berjualan,” kata Rudi warga Centeng, Kamis (16/2).

Tidak hanya warga lokal sambung Rudi, wisatawan dan warga Thionghua yang tinggal diluar daerah seperti Pinang, Batam dan Singapura juga banyak yang datang.

“Kalau tidak salah semalam ada kegiatan lelang. Salah satu budaya warga Thionghua. Tiga hari ini ramai. Mungkin puncaknya sampai malam Minggu karena ada tradisi Loya lagi,” tambahnya.

Warga asli sambung Rudi juga ikut antusias. Menjaga keamanan dan memanfaatkan momentum tersebut sebagai penambah ekonomi. (mhb)

Respon Anda?

komentar