Iklan

batampos.co.id – Zahar, 64, warga Kampung Sakera, Kelurahan Tanjunguban Timur, ditemukan tewas dengan posisi telentang di atas pasir Pantai Sakera, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (16/2). Diduga kematian korban disebabkan karena sakit yang dideritanya selama ini.

Iklan

“Benar, pagi tadi kami menemukan mayat sekitar pukul 05.30 WIB. Informasi penemuan ini didapat dari seorang nelayan yang melihatnya pertama kali di pinggir pantai,” terang Kapolsek Tanjunguban, Kompol Jaswir, Kamis (16/2).

Berdasarkan dari keterangan istrinya, Rosmawati, 57, sambungnya korban ini sudah pergi sejak Rabu (15/2) lalu, sekitar pukul 21.00 WIB, dengan tujuan ke pantai untuk mencari barang-barang plastik bekas yang hanyut dibawa gelombang laut, seperti yang biasa dilakukannya saat memasuki musim angin utara.

“Saat mayat ditemukan kondisinya masih mengenakan sepatu, les merah, jaket parasut, baju lengan panjang, dan sudah tidak mengenakan celana,” paparnya.

Jaswir menuturkan terkait penyebab kematian korban, pihaknya belum bisa menyimpulkannya. Namun menurut keterangan dari istri korban, suaminya selama ini mempunyai riyawat penyakit sesak nafas dan jantung.

“Kondisi mayat diperkirakan sudah meninggal selama 12 jam, karena posisi tubuh sudah kaku. Dan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,” jelasnya.

Dia menambahkan saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka dan akan dikebumikan sebelum waktu Dzuhur oleh keluarga di TPU Kampung Sera, Kelurahan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.

“Keluarga korban menolak adanya autopsi, karena mereka sudah bisa menerima kematian korban sebagai musibah. Selanjutnya korban akan langsung dikebumikan oleh keluarga secepatnya,” imbuhnya. (cr20)