batampos.co.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq dengan resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Moro. Pembukaan MTQ itu ditandai dengan pemukulan beduk dibarengi bunyi sirene diwarnai lampu kelap kelip membuat suasana gegap gempita pada malam pembukaan MTQ dengan mengambil tempat di halaman Kantor Camat Moro yang lama, tepatnya hari Kamis malam (16/2).

MTQ ini untuk lomba Tartil diikuti sebanyak 80 kafilah putra dan putri terdiri dari 2 Kelurahan dan 10 Desa se Kecamatan Moro. Sedangkan peserta lomba yang lainnya ditingkat Kabupaten Karimun, akan diikutsertakan melalui hasil seleksi santri/wati yang ada di Moro.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq memberikan apresiasi pada Camat Moro,M.Fidias dan panitia MTQ serta semua pihak yang telah memberikan dukungan hingga pelaksanaan MTQ Moro bisa berjalan lancar dan sukes meskipun nilai besar dana MTQ cukup terbatas.

Tentu dengan harapan melalui MTQ tingkat Kecamatan Moro ini, akan mampu membuahkan hasil cemerlang peserta santri/satriwati untuk mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Karimun.

“MTQ itu bukan saja semata-mata mencari bibit unggulan baca ayat suci Al Qur’an untuk mengikuti perlombaan MTQ tersebut, tapi yang utama adalah guna membina santri/wati supaya anak yang berkualitas dengan iman dan taqwa pada Allah SAW,”ujar Rafiq dalam pidato sambutannya.

Sebab, hanya dengan iman dan taqwa yang kokoh itulah untuk membentengi diri pribadi dari pengaruh perkembangan era globalisasi dan Iptek sejalan perkembangan zaman. Karena itu, diharapkan bagi peserta kafilah yang terpilih nantinya jangan terus merasa puas, tapi terus belajar karena tantangan makin berat di tingkat Kabupaten.Demikian pula bagi kafilah yang tak terpilih hendaknya terus semangat belajar ayat suci Al Qur’an yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari di dunia fanna ini, kata Rafiq mengingatkan.

Sementara Ketua Panitia MTQ Moro, Kepala Kementerian Agama M.Yusuf mengatakan, dalam pelaksanaan MTQ Moro untuk lomba Tartil diikuti sebanyak 80 kafilah putra dan putri terdiri dari 2 Kelurahan dan 10 Desa se Kecamatan Moro. Sedangkan peserta lomba yang lainnya ditingkat Kabupaten Karimun, akan diikutsertakan melalui hasil seleksi santri/wati yang ada di Moro,tuturnya.(pst)

Respon Anda?

komentar