Maket masjid agung Batuaji

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendapatkan pendampingan dalam pembangunan Masjid Agung II Batam yang rencananya mulai dibangun 23
Maret 2017 nanti.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar mengatakan pendampingan dari KPK ini bertujuan meminta bantuan, mengingat banyaknya dana yang digelontorkan untuk pembangunan masjid Agung II.

“Karena dana yang digunakan cukup besar, jadi kami memang minta pendampingan langsung dari mereka, suratnya sudah dikirim sekitar dua minggu yang lalu,” kata dia, Sabtu (18/2).

Pembangunan Masjid Agung II yang berlokasi di Batuaji ini menelan biaya hingga Rp 248 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam. Konsep pembangunan masjid di daerah Batuaji ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan beribadah masyarakat yang berada di sana.

“Karena pekerja banyak di sana. Tidak hanya itu, masjid juga akan menjadi salah satu icon wisata religi ke depannya. Jadi selain ibadah mereka yang datang juga bisa menikmati pemandangan Batam dari atas masjid,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan pendampingan dari KPK ini baru pertama dilakukan, sebelumnya beberapa pembangunan proyek Pemko Batam juga mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batam. Mulai dari perencanaan, pengerjaan, hingga selesai bisa berjalan dengan sesuai dengan ketentuan.

“Semua kami minta pendampingan, tujuannya agar penggunaan dana sesuai dengan yang direncanakan dan menghindarkan dari penyelewengan,” kata Ardi.(cr17)

Respon Anda?

komentar