Iklan
ilustrasi: wahyu kokkang / jawa pos

batampos.co.id –  John Michael Haskew, pria asal Lakeland, Florida, AS, ditahan setelah melakukan pencurian ’’atas nama Tuhan’’.

Iklan

Pada Desember lalu, dia terbukti melakukan transfer gelap USD 7 miliar (sekitar Rp 93,3 triliun).

’’Tuhan menginginkan saya menjadi orang kaya,’’ ucapnya saat ditanya pihak pengadilan tentang alasannya mencuri.

Haskew melakukan cracking rekening. Dia berhasil melakukan lebih dari 70 transaksi transfer.

’’Dia adalah seorang yang belajar industri perbankan secara otodidak,’’ kata juru bicara pengadilan sebagaimana dikutip WFTV.com.

Saat ditanya penyidik tentang alur ’’perjalanan’’ uang tersebut, jawaban Haskew sangat ngelantur.

’’Dia bilang ingin menghimpun kekayaan yang ditakdirkan Tuhan untuknya,’’ ujar sumber tersebut.

Haskew bersikeras mengatakan bahwa Tuhan menakdirkan dirinya menjadi tajir dengan kekayaan tak terhitung. Hanya, cara dia mengumpulkan kekayaan keliru. Akhirnya, tepat pada Hari Valentine, dia dinyatakan bersalah.

Takdir Haskew pun berbelok. Dari hartawan menjadi pesakitan.

Menurut NBC Miami, pria yang belakangan diketahui tak punya pekerjaan alias menganggur itu dituntut hukuman penjara hingga lima tahun. Bukan hanya itu, Haskew juga wajib membayar denda hingga USD 250 ribu atau Rp 3,3 miliar. (Huffington Post/c19/ca/sep/JPG)