Iklan

batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang akan mendapatkan kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebesar Rp 9 miliar. Kucuran dana yang bersumber dari APBN itu diprioritaskan untuk peningkatan sektor pendidikan.

Iklan

“2016 kucuran DAK hanya Rp 1 miliar. Kalau sekarang ditambah menjadi Rp 9 miliar. Sebab banyak SD dan SMP yang harus dibangun dan direhabilitasi tahun ini, ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Huzaifah Dadang Abdul Gani, kemarin.

DAK sebesar Rp 9 miliar itu, kata Dadang, akan digunakan untuk tiga program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. Diantaranya pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi bangunan sekolahan lama.

Untuk program pembangunan USB, masih kata Dadang, hanya dikhususkan untuk SDN 017. Pembangunan SDN itu diprediksikan menelan dana Rp 1-2 miliar. Lokasinya akan dilakukan diatas lahan seluas 1 hektare (ha) yang dihibahkan dari Sinar Bahagia Group (SBG).

“SDN 017 itu akan kita banguan diareal pemukiman warga. Tepatnya di Perumahan Bukit Raya, Batu 11, Kelurahan Kijang Kencana,” katanya.

Kemudian untuk program pembangunan RKB, lanjut Dadang, difokuskan untuk SDN Teladan di Jalan Bakar Batu, Kecamatan Tanjungpinang Barat, SMPN 15 di Bintan Center, Kecamatan Tanjungpinang Timur, SMPN 7 di Batu 12, Kecamatan Tanjungpinang Timur dan SMPN 3 di Jalan Tugu Pahlawan, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

Sedangkan program rehabiliatsi bangunan sekolah lama, sambung Dadang, dipioritaskan untuk SMPN 12, Batu 12, Kecamatan Tanjungpinang Timur, SMPN 6, Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, SDN 16 Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, dan SMPN 8, Jalan Yudowinangun, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

“Untuk pembangunan RKB dan rehabilitasi bangunan lama diprediksi nyerap biaya Rp 7 miliar lebih,” bebernya.

Dadang berharap pelaksanaa tiga program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan itu bisa berjalan lancar. Kemudian pengerjaannya juga bisa rampung sesuai jadwal yang ditetapkan. (ary)