batampos.co.id – Minimnya fasilitas sarana dan prasarana, seperti komputer dan jaringan internet, menjadi kendala utama yang dihadapi pihak sekolah dalam menerapkan ujian akhir berbasis komputerisasi tahun ajaran 2016/2017. Akibat kondisi ini lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bintan, terpaksa harus menumpang tempat di SMA maupun SMK di Bintan, untuk bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Iklan

“Ini tentu memperihatinkan dan menjadi kendala bagi kami untuk bisa menerapkan ujian berbasis komputer di tahun ini. Jadi kelima sekolah yang akan menerapkan UNBK, terpaksa dialihkan ke SMA/SMK yang sudah memiliki sarana dan prasarana yang memadai,” kata Tamsir , Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Minggu (19/2).

Tamsir menuturkan ke lima sekolah yang akan dialihkan diantaranya, SMPN 1 Bintan Timur, SMPN 2 Bintan Timur, SMPN 6 Teluk Bintan, SMPN 11 Sri Kuala Lobam, dan SMPN 20 Satu Atap di Gunung Kijang.

“Ke lima sekolah ini akan melaksanakan UNBK di SMAN 1 Bintan Timur, SMKN 2 Bintan Timur, SMAN 3 Teluk Bintan, SMKN 3 Bintan Utara, serta SMKN 3 di Pulau Pucung,” terangnya.

Sementara itu, sambungnya untuk SMP yang tidak melaksanakan UNBK akan tetap melaksanakan ujian berbasis kertas di sekolahnya masing-masing.

Masih kata Tamsir terkait dengan soal Ujian Nasional (UN) masih tetap akan dititipkan di setiap kantor polisi demi menjaga keamanan kertas ujian jelang pelaksanaannya nanti.

“Untuk sekolah lain ujiannya masih tetap seperti biasa. Sedangkan soal ujian dan kelengkapan pendukung lainnya akan dititip di setiap Polsek terdekat,” tuturnya.

Terkait dengan persiapan pelaksanaan ujian tahun ini kata Tamsir sudah berjalan hampir 100 persen.

Selain itu, pelaksanaan belajar tambahan, seperti terobosan juga akan dilakukan hampir di setiap sekolah, agar para siswa khususnya kelas IX bisa lebih mantap menghadapi ujian tersebut.

Tamsir juga menghimbau kepada seluruh siswa yang akan melaksanakan UN pada bulan Mei 2017 mendatang, agar lebih giat belajar.

“Kami berharap tingkat kelulusan siswa tahun ini bisa lebih baik lagi. Untuk itu, siswa juga harus mengurangi waktu untuk bermain. Dan harus lebih rajin untuk belajar.” imbaunya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, untuk wilayah Kepri sendiri Bintan menempati posisi ketiga setelah Tanjungpinang dan Batam untuk sekolah yang melaksanakan UNBK tahun ini. (cr20)