Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi pelatih 757 Kepri Jaya FC Jaino Matos memberikan motivasi kepada Arrauhudiyansyah untuk lebih giat berlatih, dan menunjukkan kemampuan bermain sepakbola. Foto: Batampos.

batampos.co.id – Sebanyak 70 pemain sepakbola asal Kabupaten Karimun mengikuti seleksi terbuka yang dihelat 757 Kepri Jaya FC di Stadion Badang Perkasa, Sabtu (18/2) kemarin. Seleksi pemain langsung dipimpin pelatih 757 Kepri Jaya, Jaino Matos, dan asisten pelatih Efendi.

Iklan

Menyaksikan pertandingan dari atas tribun stadion, mata pelatih asal Brasil sudah tertuju pada permainan Arrauhudiyansyah. Kegigihan serta semangat juang yang ditunjukkan Arrauhudiyansyah, membuat Jaino Matos akhirnya menjatuhkan pilihannya.
Ya, pemain YSK 757 Karimun ini, akhirnya dipanggil, sekaligus dinyatakan lolos seleksi.

“Dia (Arrauhudiyansyah, red) memiliki potensi sebagai pemain sepakbola. Makanya, saya memilih dia untuk bisa bergabung bersama 757 Kepri Jaya FC,” ungkap Jaino Matos memberi alasan.

Secara keseluruhan, permainan yang ditunjukan peserta seleksi cukup membuat pelatih Jaino Matos sulit memutuskan siapa yang lolos. Meski merupakan pemain-pemain klub, namun mereka masih belum bisa memuaskan seperti apa yang diinginkan Jaino Matos. Faktor usia muda, serta kegigihan bermain pantang menyerah yang ditunjukkan Arrauhudiyansyah lah yang membuat ada nilai tambah di mata pelatih.

“Sepakbola itu harus bergerak. Pantang menyerah, serta ada kemauan. Dan potensi itu ada di diri Arrauhudiyansyah,” puji Jaino Matos.

Sementara Arrauhudiyansyah mengaku bangga setelah dirinya dinyatakan lolos seleksi. “Tentu banggalah Bang. Apalagi bisa menyisihkan 70 pemain yang mengikuti seleksi. Termasuk pemain-pemain senior,” ucap pria kelahiran tahun 1994 ini.

Kecintaan pemain yang bergabung di YSK 757 Karimun ini, diakui sedari kecil. Bahkan empat saudaranya pun merupakan pemain sepakbola. Yang lebih membanggakan, dirinya berhasil membawa Karimun meraih medali emas di Porprov Kepri tahun 2014.

“Kami sekeluarga adalah pencinta sepakbola. Dari orangtua hingga empat abang saya, semuanya pemain sepakbola. Alhamdulillah, sekarang saya bisa lebih mengembangkan potensi untuk bersaing sebagai pemain profesional,” tutur anak bontot dari lima bersaudara ini.

Dukungan untuk terus maju diperoleh Arrauhudiyansyah dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. “Pesepakbola Karimun tidak kalah dengan daerah lainnya. Maka kita hadirkan seleksi dengan pelatih standar internasional. Alhamdulillah, Arrau lolos seleksi untuk bisa bergabung ke 757 Kepri Jaya FC,” kata Nurdin Basirun.

Pembina kesebelasan 757 Kepri Jaya FC menegaskan, keberhasilan Arrauhudiyansyah harus menjadi pemicu untuk pemain lainnya lebih bersemangat. Artinya, tidak pernah menyerah untuk terus mengasah kemampuan. Sehingga akhirnya akan lahir pemain sepakbola profesional dari tanah Bumi Berazam.

“Inilah saatnya pemain sepakbola di Kepri bisa bangkit. Sekarang kita sudah punya kesebelasan profesional. Pemain-pemain daerah pun bisa lebih mengasah kemampuan sehingga mampu bersaing ke level yang lebih tinggi,” harap mantan Bupati Karimun ini. (enl)