Iklan

 

Iklan

batampos.co.id – PT Bank Negara Indonesia TBK (BNI) Kota Batam telah berhasil memenuhi target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2016 sebesar 116, 54 miliar.

Sebelumnya, pemerintah telah memberlakukan penurunan bunga KUR dari 12 persen menjadi 9 persen pada 2016 lalu. Pemimpin Sentra Kredit Kecil (SKC) Batam, Amrul, SE, Ak, MM mengatakan BNI telah berkonsentrasi kepada penyaluran KUR untuk usaha mikro dan kecil.

“Ini terbukti dari realisasi dana KUR mencapai 100 persen dari target 116,54 miliar tersebut,” kata Amrul, Senin (20/2).

Pihak BNI dalam hal ini penyaluran KUR, tidak hanya memberikan modal saja, namun juga memberi arahan dan informasi terkait pemasaran produk melalui event dan pameran yang diselenggarakan di Kota Batam.

Jika pada 2015 lalu, BNI kucurkan dana KUR Rp 30 miliar. Tahun 2016 ini terjadi peningkatan hampir empat kali lipat. “Pemerintah pusat tentu saja memberi perhatian lebih terhadap dana KUR dan BNI siap mendukung penuh program ini,” tuturnya.

Selain itu, pemerintah dalam hal ini juga memberikan suku bunga 9,95 persen untuk kredit produktif termasuk di dalamnya kredit investasi dan modal kerja.

Kredit investasi merupakan kredit jangka menengah atau jangka panjang untuk kebutuhan investasi usaha. “BNI juga memberikan kemudahan jangka waktu kredit yang bisa disesuaikan dengan kemampuan usaha nasabah,” ucap Amrul.

Mengenai Kredit Modal Kerja (KMK), BNI menyediakan produk pinjaman modal kerja. “Bisa digunakan untuk KMK industri, jasa pengangkutan, perhotelan dan kontruksi,” sebutnya.

Tahun 2017 ini, BNI juga dipercaya memenuhi target penyaluran KUR dengan besaran yang sama. “Dengan target Rp 116,54 miliar, mudah-mudahan BNI bisa terus berupaya memenuhi target KUR 2017 ini,” harapnya. (cr18)