Iklan

batampos.co.id – Pimpinan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Tanjungpinang, Helwin Yunus mengatakan BRK Syariah mengadakan diskusi Ekonomi Syariah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mengupas tuntas tentang ekonomi syariah dan perbankan syariah, di Asrama Haji Tanjungpinang, Selasa (14/2) lalu.

Iklan

“Kegiatan literasi jasa keuangan syariah ini kami buat dalam bentuk diskusi ekonomi syariah dengan tema islamic bank dan aktualisasi ekonomi syariah,” terang Helwin.

Helwin menjelaskan, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) indeks inklusi (penggunaan produk) perbankan syariah lebih tinggi dibanding tingkat literasi perbankan syariah.

Survey nasional literasi dan inklusi keuangan 2016 memaparkan tingkat inklusi perbankan syariah sebesar 9,61 persen, sedangkan tingkat literasi perbankan syariah 6,63 persen.

“Ini berarti masyarakat memilih produk perbankan syariah bukan atas dasar pemahanan akan produk atau transaksi. Makanya kami menggelar diskusi ini dan melakukan kegiatan literasi di Tanjungbalai Karimun dan Batam,” ungkapnya.

Bersempena kegiatan literasi ini sambungnya, BRK Syariah Tanjungbalai Karimun juga melaksanakan sosialiasi wakaf tunai bersama perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Karimun di Aula Kemenag Karimun, Rabu (15/2).

“Bagi umat muslim yang ingin melakukan wakaf tunai, bisa langsung datang ke BRK Syariah, agar bisa meningkatkat kesejahteraan masyarakat dengan pengelolan wakaf secara produktif,” sambung Arrizal Saputra, Pimpinan BRK Syariah Tanjungbalai Karimun.

Selain kegiatan tersebut kata Arrizal, BRK Syariah Tanjungbalai Karimun juga mengadakan sosialisasi produk dengan Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT) Kabupaten Karimun dan tabligh akbar di Masjid Baiturrahman dengan menggandeng ust. Abdul Somad sekaligus nonton bareng (nobar) film Iqro di bioskop Blitz Harbour Bay Batam. Ditempat yang sama pimpinan BRK Syariah Batam, Yanthi Kurnia mengatakan tujuan nobar ini sebagai bentuk silaturrahim bersama para nasabah, sekaligus memperkenalkan produk-produk Bank RiauKepri Syariah.

“Bisa dibilang ini kegiatan customer gathering,” ujar Yanthi.

Penawaran produk yang dikombinasikan dengan kegiatan nobar ini merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar. “Ini gebrakan kami mengawali tahun 2017,” sebutnya.

Pembicara dalam diskusi tersebut ust. Abdul Somad merupakan alumni Dar Al-Hadith Kerajaan Maroko dan Noki Syafriadi sebagai praktisi perbankan syariah.

Hadir juga Ketua DMI Kota Tanjungpinang yang juga Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul, Kakan Kemenag Kota Tanjungpinang Nasir, Kakan Kemenag Kabupaten Bintan Erizal, tokoh masyarakat Kepri, Baznas se-Kepri, politisi, Ketua MUI Kepri, IPHI Tanjungpinang dan Kepri, penyuluh agama Tanjungpinang dan Bintan, da’i, perwakilan mahasiswa perguruan tinggi se-Tanjungpinang dan Bintan, pengusaha Tanjungpinang dansekitarnya. (cca)