batampos.co.id – Pemko Tanjungpinang mendapatkan bantuan dana dari Kementerian Pekrjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebesar Rp 19 miliar. Dana yang dialokasikan melalui APBN Murni 2017 dan 2018 itu akan digunakan untuk penanganan banjir di Jalan Pemuda.

“Tahap pertama bantuan yang dikucurkan Rp 10 miliar. Sedangkan sisanya Rp 9 miliar tahun depan. Dana itu untuk tangani banjir tepatnya di depan SMAN 4,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah ketika dikonfirmasi, Selasa (21/2).

Dana sebesar Rp 10 miliar itu, kata Lis, untuk melebarkan drainase dari Jalan Pemuda sampai ke Pantai Seijang. Kemudian juga untuk pembangunan pondasi serta pengadaan pompa air berkapasitas besar.

Dengan kedua rencana itu, lanjut Lis, dipastikan Jalan Pemuda, tepatnya di depan SMAN 4 akan bebas dari banjir. Sebab alur luapan air laut dengan air yang berasal dari curah hujan akan ditangani pompa sistem buka tutup. Sehingga kedua sumber air yang mengalir itu tidak akan bertemu.

“Pompa sistem buka tutup ini yang mengatur. Bahkan ketika hujan lebat datang airnya akan mengalir dengan lancar kelaut,” jelasnya.

Sedangkan sisanya sebesar Rp 9 miliar, sambung Lis, dikhusukan untuk membuat sumur-sumur resistensi. Fungsi sumur itu untuk menampung debit air dari curah hujan. Sehingga air hujan tidak langsung terbuang ke drainase dan meluap hingga ke ruas jalan.

“Jadi pelaksanaannya akan dilakukan dalam dua tahap. Ditahun ini dan tahun depan,” ungkapnya. (ary)

Respon Anda?

komentar