batampos.co.id – Hingga saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna masih mengalami masalah ketersediaan obat-obatan. Kebutuhan obat yang dibutuhkan pasien sering kosong.

Kondisi ini tentu menjadi keluhan keluarga pasien yang menjalani pengobatan, meski Rumah Sakit pelat merah tipe C ini sudah membentuk Badan Layanan Unit Daerah (BLUD) sejak beberapa tahun lalu.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengatakan, belum beresnya ketersedian obat-obatan di RSUD yang sering kosong ini harus ada solusi. Sebab akan merepotkan warga jika berobat, sementara obatannya kosong.

“Persoalan obat kosong ini sudah cerita lama. Kami sudah sering bahas ini di paripurna, tapi sampai sekarang masih belum beres. Kasian warga berobat, terutama dari pulau-pulau,” kata Yusripandi, Selasa (21/2).

Menurut Yusripandi, kosongnya obat-obatan harus ada solusi. Karena itu DPRD akan kembali membahasnya dengan Pemerintah Daerah. Karena saat ini, persoalannya disebabkan pihak distributor keberatan belanjakan obat ke Natuna, lantaran dikenakan pajak yang ganda.

Menurut pihak Rumah Sakit, saat ini ditributor obat enggan memasok obat ke RSUD. Karena beban pajak, ketika melewati Batam. Sementara distribusi obat harus berdasarkan zona.(arn)

Respon Anda?

komentar