batampos.co.id – Paul Anthony Hoffman asal Amerika Serikat ditangkap Polisi di Bali. Tuduhannya merampok di sejumlah toko modern.

Hoffman ditangkap polisi Kamis lalu (16/2).

Saat dikeler, tatapan Hoffman, 57, menerawang. Dia kebanyakan menundukkan kepala dan berusaha menghindari lensa kamera puluhan awak media yang memenuhi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kuta.

Petualangan mantan pengusaha beralamat di 23 Wilner RD Somers New York, USA,  bernomor paspor 423388983, itu terhenti setelah diringkus Tim Opsnal Polsek Kuta, Kamis (16/2) lalu.

Penyebabnya Paul Anthony Hoffman merampok delapan toko modern di wilayah Denpasar dan Badung. Tak tanggung-tanggung, saat beraksi suami seorang wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini selalu membekali diri dengan dua buah belati.

Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara menegaskan aksi pelaku yang sudah empat tahun tinggal di Bali, ini sangat terencana. Semula bule ini lumayan tajir, punya motor gede Harley Davidson serta mampu menyewa vila mewah.

“Dalam aksinya dia selalu memakai baju lengan panjang warna biru, mengenakan tas gendong terbalik, helm hitam, memakai masker, sarung tangan, dan menodongkan belati ke arah penjaga minimarket,” ucapnya.

Sumara membeberkan, rekaman CCTV yang disita pihaknya memperlihatkan ciri-ciri pelaku yang sama di delapan lokasi kejadian tempatnya beraksi.

“Jelas-jelas aksi bule ini terencana. Dia membungkus pelat nomor motornya (Honda Vario bernomor polisi DK 6640 DK) dengan kardus dan kresek hitam di depan dan belakang,” tandasnya.

Nah, karena DK motornya ditutupi, aksi pelaku selalu berjalan mulus hingga empat bulan meski dalam beberapa kejadian ada korban yang berani melawan.

Kanitreskrim Polsek Iptu Aryo Seno Wimoko menambahkan saat ini dia ngekos di Jalan Tunggak Bingin Blok J, Desa Sanur, Denpasar Selatan. “Polisi mulai bergerak setelah ada laporan pencurian dengan kekerasan di Jalan Sunset Road, Kelurahan Seminyak, Kuta,” tandasnya.

Keterangan menarik disampaikan Panit 1 Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Budiartama. Menurut pengakuan tersangka, bebernya, si bule terpaksa mencuri untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan sang istri.

“Hidup bule ini cukup tragis. Empat tahun lalu saat pertama kali datang ke Bali untuk berlibur dia tergolong kaya raya. Kendaraannya saja Harley Davidson dan tinggal di vila mewah,” ungkap Budiartama.  “Karena tidak bekerja, akhirnya dia bangkrut,” ucapnya.

Lanjut Budiartama, Paul Anthony Hoffman nekat mencuri karena bertanggung jawab pada istrinya yang asal Lombok. “Kepada sang istri dia mengaku pergi keluar menemui teman-temannya. Istrinya tak tahu si bule mencuri,” tandasnya, sembari menjelaskan penyebab kaki Paul Anthony Hoffman terlihat pincang saat jumpa pers kemarin.

“Saat terpantau di Jalan Dyana Pura, Seminyak, Kuta, Kamis (16/2) tim terpaksa menangkap tersangka. Saat itu dia mengendarai motor. Dia terjatuh di jalan raya. Sempat mengelak. Tapi, saat rekaman CCTV diperlihatkan kepadanya si bule tak bisa berkutik,” tegasnya.

Saat ditanya berapa nominal uang terbesar yang pernah didapat si bule saat beraksi, Budiartama menjawab Rp 11 juta rupiah. “Dia beraksi di banyak tempat selain di 8 TKP itu. Pelaku sendiri lupa di mana saja. Yang pasti saat ditangkap dari kantong celana sebelah kanan pelaku ditemukan senjata tajam jenis belati,” pungkasnya.

Saat ditangkap, di dompet pelaku hanya ditemukan uang tunai sebesar Rp 20.000. (ken/pit)

Respon Anda?

komentar