batampos.co.id – Kantor Imigrasi selektif dalam memproses permohonan pembuatan paspor masyarakat. Ini dilakukan mengingat selama ini banyak pemohon dari kota lain yang menyalahgunakan paspor. Sehingga harus diseleksi betul-betul.

“Contoh paspor yang disalahgunakan itu, sewaktu memohon untuk membuat paspor  akan digunakan menjenguk keluarga ataupun perjalanan wisata, namun pada prakteknya dipergunakan untuk berkerja, secara prosedur itu salah,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Tarempa Ikhsanul Humala Pane Hararap, Kamis (23/2)

Iksanul Menjelaskan Paspor untuk berkerja itu berbeda dengan pasport untuk kunjungan karena pasport untuk berkerja itu mesti ada rekomendasi BP2TKI, sedangkan kunjungan tidak perlu. “Jika tidak ada rekomendasi dari BP2TKI maka mesti ada rekomendasi dari Dinas Tenaga kerja,” tuturnya.

Akibat kesalahan prosedur ini lanjut Ikhsanul, maka banyak perkerja asal Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia. Munurut Ikhsanul, imigrasi sudah memahami betul dengan pembuat pasport nakal seperti ini, jadi imigrasi punya cara tersendiri untuk mengatasinya. “Hal inilah yang membuat banyak pemohon paspor itu ditolak dan tidak bisa diproses pembuatan paspornya,” ungkapnya.*

Advertisement
loading...