batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengatakan pihaknya sudah membuat keputusan terkait pengelolaan Mv. Lintas Kepri yang sudah 1,5 tahun tidak bermanfaat. Kapal cepat tersebut akan dikelola oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yakni PT. Pelabuhan Kepri.

“Kami sudah melakukan peninjauan, Mv. Lintas Kepri masih dalam kondisi yang bagus. Karena masih di dalam pengawasan PT. Palindo Batam selaku kontraktor kapal tersebut,” ujar Jamhur Ismail menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (23/2) di Tanjungpinang.

Menurut Jamhur, pihaknya sudah berkoordinasi dan komunikasi dengan beberapa instansi terkait untuk mencarikan solusi terbaik. Masih kata Jamhur, hanya ada dua solusi, yakni pengelolaanya diberikan langsung kepada BUP atau melalui proses lelang.

“Dari kedua alternatif tersebut, yang cepat prosesnya adalah memberikan pengelolaanya kepada BUP. Pada perjalannya BUP bisa bekerjasama dengan pihak operator,” papar Jamhur.

Lebih lanjut katanya, apabila pengelolaanya diberikan kepada BUP, Pemprov sifatnya adalah melakukan penyertaan modal. Yakni sebesar Rp 25,9 miliar yang merupakan harga pembangunan kapal tersebut. Ditegaskan Jamhur, tidak ada subsidi yang diberikan untuk pengelolaan ini.

“Keuntungan yang didapat oleh BUP nanti, juga akan kembali kepada daerah. Kita mendorong supaya Mv. Lintas Kepri cepat dioperasionalkan,” jelas Jamhur.

Mantan Perwira TNI AD tersebut juga mengatakan, adapun rute yang akan dilayari adalah Tanjungpinang-Lingga. Karena ada armada yang melayari daerah tersebut dalam kondisi yang kurang layak. Apalagi sebelum ini, Pemkab Lingga juga sudah mengajukan permintaan supaya Mv. Lintas Kepri melayari Tanjungpinag-Lingga.

“Kita khawatir, apabila semakin lama dibiarkan. Kondisi ketahanan kapal akan berkurang. Persoalan ini akan segera kami laporkan ke pak gubernur. Pembangunannya selesai Desember 2015 lalu,” tutup Jamhur.

Seperti diketahui, kapal kelas Very Important Person (VIP) tersebut dibuat berbahan almunium yang dikerjakan secara teliti dan diawasi oleh PT. Mulia Artalokasi (MA) selaku Manajemen Konstruksi MK). Kapasitas kapal mirip MV. Oceana itu adalah 158 penumpang dengan panjang 35,60 meter. Sedangkan lebarnya 5,60 meter, dengan berat 129 gross ton (GT). (jpg)

Respon Anda?

komentar