Iklan
Suasana di ruang pelayanan kantor Disdukcapil Pemkab Lingga. Foto: Wijaya/batampos.

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga mensiasati kekosongan blangko KTP-el dengan mengeluarkan surat keterangan telah melakukan perekaman bagi warga bersangkutan. Setelah blangko tersebut telah sampai dari pusat ke Dinas Kependudukan, selanjutnya petugas akan menyerahkan TKP-el kepada warga.

“Yang pasti warga tidak akan terkendala dalam melakukan perekaman. Warga tetap dapat melakukan perekaman seperti biasa,” ujar Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemenfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Lingga, Ridwan ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/2) pagi.

Lebih lanjut Ridwan menyampaikan, yang paling penting data kependudukan warga telah masuk dan tersimpan rapih dalam bank data yang ada. Sehingga pencetakan KTP-el mudah dilakukan sesuai data perekamn warga tersebut.

Masalah kekosongan blangko KTP-el Ridwan menyatakan sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri, lelang pembuatan blangko tidak dapat dilakukan di pusat karena ada permasalaha terkait hukum. Sehingga lelang blangko tersebut dilakukan memggunakan dana pra-DIPA pusat tahun 2017.

Dalam surat edaran tersebut menyatakan blangko akan sampai ke setiap daerah pada Januari tahun ini. Namun kondisi yang ditemui, Dinas Kependudukan Kabupaten Lingga belum juga menerima blangko KTP-el tersebut. Sehingga Disdukcapil mengatasi hal tersebut dengan surat keterangan telah melakukan perekaman bagi warga yang bersangkutan.

Selain menggunakan cara tersebut, Disdukcapil juga melakukan layanan keliling untuk masyarakat. Dalam program layanan keliling tersebut, Disdukcapail mengunjungi sejumlaj tempat yang masih minim data kependudukannya. Tujuannya agar memudahkan warga yang data kependudukannya masih belum ada agar dapat memilikinya segera.

“Layanan keliling ini untuk membantu masyarakat sesuai apa yang dibutuhkan mereka, KTP, KK atau pun akte,” ujar Ridwan.

Program layanan keliling ini telah berhasil dilakukan di sejumlah sekolah yang telah dikunjungi Diadukcapil yakni : SMAN 1 Dabo Singkep, 69 siswanya telah melalui perekaman, SMAN2 Dano Singkep sebanyak 61 siswa, SMKN 1
sebanyak 40 orang, sedangkatn SMK Mahardika sebanyak 17 siswa, Madrasah Aliah sebanyak 13 siswa dan SMAN 1 Singkep Barat 49 siswa.

Pelayanan keliling ini menurut Ridwan akan terus dilakukan agar seluruh warga dapat dengan mudah mengurus ketertiban administrasi kependudukan. (wsa)

Advertisement
loading...