Iklan

batampos.co.id – Nasib nahas dialami Petrus Cawa buruh bangunan saat bekerja di perumahan Putera Jaya Tanjunguncang. Pria 44 tahun itu tewas setelah terjatuh dari tangga saat sedang mengerjakan rumah salah seorang warga di perumahan tersebut, Sabtu (25/2) sekitar pukul 10.30 WIB.

Iklan

Petrus sempat dilarikan ke klinik Dunia Farma di komplek pasar Fanindo, namun karena benturan keras di kepala dia tak selamat.

Informasi yang diperoleh, Petrus jatuh karena tangga kayu sebagai alat bantu untuk mengerjakan ruangan tamu rumah tetangganya itu patah ketika dia berada di atas tangga dengan ketinggian sekitar 2,2 meter itu.

“Lagi naik batubata dia,” ujar Muarik,salah satu rekan kerja Petrus.

Saat kejadian Petrus memang tidak sendirian. Dia mengerjakan rumah tersebut bersama Maurik dan Risdo dua rekannya yang lain. Namun saat Petrus jatuh, dua rekannya itu sedang berada di luar rumah.

“Kami di luar rumah lagi nunggu material. Tiba-tiba dengar teriakan kesakitan dari dalam,” ujar Maurik.

Saat Maurik dan Risdo masuk ke dalam rumah, keduanya mendapati Petrus sudah tergelat di lantai rumah dengan kondisi terlentang. Meskipun tak terlihat ada pendarahan, namun kondisi Petrus saat itu cukup kritis. Petrus tak lagi bersuara dan hanya terbaring lemas dengan wajah pucat.

“Mungkin saat jatuh kepalanya bentur ke lantai makanya tak ada suara lagi saat kami masuk,” ujar Risdo kepada pihak kepolisian Batuaji.

Kematian Petrus tersebut juga sudah dilaporkan ke polsek Batuaji dan Minggu siang, jenazah Petrus sudah diserahkan ke pihak kelurga untuk dimakamkan. (eja)