batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang telah menyediakan 30 kios dan 9 lapak baru di pasar KUD Tanjungpinang untuk korban kebakaran tahun 2013 lalu. Kios dan lapak baru itu dibangun menggunakan dana APBN tahun 2016.

“Angka pastinya saya lupa, yang jelas miliaran. Pembangunannya sudah selesai. Jadi tinggal kami berikan ke korban kebakaran,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tanjungpinang, Desi Afriyanti di Pasar KUD Tanjungpinang, Senin (27/2).

Dikatakan Desi, empat tahun silam puluhan lapak dan kios hangus kebakaran. Dengan terpaksa BUMD Tanjungpinang mengungsikan para pedagang korban kebakaran ke tempat lain agar bisa beraktivitas, sambil menunggu bantuan dana dari Pemerintah Pusat untuk membangun kembali.

Tiga tahun kemudian, lanjut Desi usulan Pemko Tanjungpinang disambut baik oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Melalui kucuran APBN 2016.

“Dari pendataan ada 40 korban kebakaran yang harus mendapatkan lapak dan kios baru. Tapi yang tersedia hanya 39 unit, maka kami akan cari satu lapak lagi,” jelasnya.

Untuk menutupi kekurangan itu, sambung Desi, BUMD akan mengambil alih lapak dan kios yang dikuasi pedagang lebih dari satu. Dengan cara ini, semua korban kebakaran akan mendapatkan hak yang sama dalam menempati lapak dan kios.

Desi berharap Kementerian PUPR segera serahterimakan lapak dan kios baru itu kepada Pemko Tanjungpinang. Karena tanpa serahterima lapak dan kios itu tak dapat dioperasikan.

“Awal Maret serahterimanya dan pengoperasiannya dilaksanakan akhir bulan itu juga. Tapi kami minta barang yang dijual hanya barang kering, bukan ikan atau ayam,” ungkapnya. (ary)

 

Respon Anda?

komentar