batampos.co.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Karimun (UK), Selasa
(28/2) lalu melaksanakan seminar kebangsaan dalam rangka untuk menangkal paham
intoleransi terhadap generasi muda di gedung Nilam Sari kantor Bupati Karimun. Seminar tersebut melibatkan LSM, Ormas, OKP, Mahasiswa dan pelajar SLTA sekitar 200 orang ini yang dibuka oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq.
”Jadi peranan mahasiswa dan pelajar yang sangat penting untuk menangkal
berbagai aksi intoleransi di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, pengaruh tersebut tidak langsung diterima secara mentah oleh masyarakat kita,” ungkap Rafiq.
Dikatakan, Kabupaten Karimun yang berbatasan langsung dengan negara tetangga
tidak tertutup kemungkinan paham-paham tersebut bisa disusupi kapanpun. Dengan
seminar inilah, kita pegang teguh Pancasila sebagai landasan fundamental dalam
memecahkan masalah idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya maupun permasalahan
lainnya.
Sementara itu Rektor UK Elvis Adril sebagai pelaksana kegiatan mengatakan bahwa
pihaknya tetap akan mengangendakan tahunan melalui BEM UK untuk mengadakan
seminar Kebangsaan. Sehingga, bisa memberikan pemahaman yang benar terhadap
aksi intoleransi kepada generasi penerus.
”Salah satunya kita mengadakan seminar seperti ini. Jadi peserta bisa
melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar pengaruh-pengaruh tersebut bisa
diketahui sejak dini,” katanya.
Dan seminar tersebut dihadirkan narasumber dari Dandim 0317/TBK Letkol Inf I
Gusti Ketut Artasuyasa, Rektor Universitas Karimun DR H Elvis Adril, Ketua MUI
Karimun, Azhar Hasyim dan Kakamenag Karimun, Afrizal dan para SKPD dilingkungan
Pemerintah kabupaten Karimun. (tri)
