Iklan

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, tahun 2017 ini pelabuhan bongkar muat di Penagi dikembangkan. Pemerintah Provinsi sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 5,5 miliar.

Pengembangan pelabuhan bongkar muat ini kata Iskandar, berupa penambahan panjang pelabuhan. Diperkirakan akan menyambung hingga pelabuhan penumpang di Pelantar Penagi.

“Pemerintah Provinsi Kepri sudah menganggarkan sebesar Rp 5,5 miliar untuk pengembangan pelabuhan bongkar muat Penagi. Kendala pelabuhan sudah bisa teratasi,” kata Iskandar, Kamis (2/3).

Dikatakan Iskandar, pengembangan pelabuhan Penagi akan dilaksanakan multiyear. Karena selain menambah panjang pelabuhan, masih banyak sarana dan fasilitas yang perlu dibangun untuk kelancaran.

Pemerintah Daerah sambungnya, tahun depan mengusulkan pembangunan gudang penumpukan barang. Agar mempermudah pendistribusian dan memperlancar bongkar muat barang dari kapal ke pelabuhan. Selain itu di pelabuhan juga dibutuhkan pembangunan cran

“Memang selama ini pengusaha keluhkan bongkar muat barang butuh waktu lama. Karena pelabuhannya sempit. Jadi ngantre sampai seminggu,” ujar Iskandar.

Pemerintah Daerah kata Iskandar, juga akan merevitalisasi pelabuhan di pelantar Penagi. Fungsinya untuk dijadikan pelabuhan penumpang. Karena satu sisi sudah terkoneksi dengan pelabuhan bongkar muat barang.

“Pemerintah daerah juga berharap, kapal perintis kembali merapat di pelabuhan Penagi setelah pelabuhan Penagi dikembangkan. Dan tentu pengerukan untuk perlebar alur Penagi juga penting, meski biaya tidak sedikit,” ujar Iskandar.

Seperti diketahui, pengembangan pelabuhan Penagi di Natuna merupakan hasil kunjungan Gubernur Kepri Nurdin Basirun ke Natuna tahun lalu. Kunjungan tersebut, Nurdin meninjau kondisi dan berjanji mengembangkan pelabuhan Penagi yang sangat sempit.(arn)