Selasa, 7 April 2026

Kemenag Batam Berangkatkan 700 Calhaj

Berita Terkait

ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkifli Aka mengatakan polemik kekosongan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) tidak menghambat proses pendaftaran calon jamaah haji.

“Alhamdulillah tidak ada terganggu,” kata Zulkifli, Selasa (7/1).

Menurutnya, calhaj yang akan melaksanakan ibadah haji tahun 2017 sudah memiliki e-KTP, sehingga pendaftran bisa berjalan dengan lancar.

Dia menyebutkan kembali normalnya kuota haji yang diberikan oleh Pemerintah Arab saudi memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap jumlah calhaj yang telah menunggu hingga 16 tahun lamanya.

“Tahun ini kami berangkatkan lebih kurang 700 calhaj, sebelumnya 350 calhaj. Ini dikarenakan kembali normalnya kuota yang didapatkan,” ujar pria yang telah menjabat sejak 2009 lalu ini.

Disinggung mengenai penambahan kuota sebanyak 10 ribu calhaj pasca kunjungan Raja Salman ke Indonesia, Zulkifli mengaku masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Pastinya bertambah, bisa jadi yang berangkat menjadi seribu calhaj, tapi kami masih menunggu, karena kanwil juga belum memberikan informasi terkait penambahan kuaota ini,” jelasnya.

Mengenai persiapan keberangkatan calhaj, dia menambahkan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan KKP, Imigrasi, dan pendamping calhaj selama menjalani persiapan.

Semenatara itu, Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Batam, Nelly mengatakan kesehatan calhaj menjadi fokus utama. Mengingat banyaknya calhaj yang sudah berusia lanjut.

“Yang memiliki penyakit cukup parah tidak bisa berangkat, termasuk mereka yang pernah cuci darah,” sebut dia.

Pihaknya akan memantau kesehatan calhaj bersama- sama dengan petugas KKP dari awal berangkat, dan kembali ke tanah air nantinya.

“Jumlahnya kalau tidak salah sekitar 700 calhaj, tapi pastinya di Kemenag,” tutup dia.(cr17)

tahun ini terdapat 700 calon haji (calhaj) asal Batam yang akan menunaikan ibadah ha

Update