Senin, 6 April 2026

Jonan Resmikan Penamaan FPU Jangkrik di Saipem

Berita Terkait

Penamaan FPU Jangkrik Muara Bakau yang dikerjakan di PT Saipem Tanjungbalai Karimun dihadiri Menteri ESDM Ignatius Jonan, Selasa (21/3) kemarin. Foto: Ichwanul Fazmi/batampos.

batampos.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan penamaan kapal unit produksi terapung (floating production unit/FPU) Jangkrik di PT Saipem Branch Karimun, Selasa (21/3) kemarin.

Turut hadir Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja, dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Pengerjaan proyek jangkrik untuk blok migas Muara Bakau, Kalimantan Timur ini, turut melibatkan perusahaan skala nasional PT Tripatra Jakarta. Dan pengerjaan FPU Jangkrik Muara Bakau di PT Saipem Karimun Indonesia Branch (SKIB), merupakan usulan Gubernur Kepri Nurdin Basirun ketika masih menjabat Bupati Karimun. Oleh karenanya, Jonan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Gubernur.

“Keberhasilan ini merupakan kerja sungguh-sungguh dari Gubernur Kepri,” ucap Jonan.

Selanjutnya disampaikan, FPU Jangkrik Muara Bakau dibangun seluas 46 x 192 meter. Dan proyek tersebut merupakan FPU terbesar yang pernah dikonstruksi, dibangun dan di-ansembling di Indonesia. San nantinya akan beroperasi di Blok Muara Bakau di Selat Makassar, atau sekitar 70 km dari garis pantai Kalimantan Timur pada bulan Mei mendatang.

“Kapal FPU Jangkrik ini dirancang untuk pengolahan gas dengan kapasitas hingga 450 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd). Atau setara dengan 6 atau 7 persen dari produksi gas bumi Indonesia,” beber Jonan.

Selain melakukan penamaan, sekaligus peresmian FPU Jangkrik, Jonan juga berkenan memberikan penghargaan kepada dua pekerja PT Saipem atas prestasi 20 juta jam tanpa kecelakaan kerja.

Sementara Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan, kehadiran PT Saipem merupakan anugerah bagi Kabupaten Karimun. Selain menyerap ribuan tenaga kerja lokal, juga keberadaan perusahaan asal Italia ini, mampu menggerakkan roda ekonomi setempat.

“Proyek jangkrik yang dikerjakan PT Saipem merupakan berkah bagi Karimun. Semoga proyek-proyek berskala besar nantinya juga kembali dikerjakan di sini (Karimun, red),” harap Nurdin. (enl)

Update