
batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, meminta seluruh desa berlomba menjadi desa terbaik. Untuk mendorongnya Haris menawarkan tambahan dana desa Rp 100 juta hingga Rp 500 juta bagi desa yang pendapatkan predikat desa terbaik.
“Kita akan tambahkan anggaran desa Rp 100 juta hingga Rp 500 juta khusus untuk penyandang desa terbaik,” ungkap Haris ketika membuka Musrenbang tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas di gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Senin (20/3).
Yang dikatakan terbaik itu tentunya harus memenuhi persyaratan dari segala aspek mulai dari kebersihan desa, kesehatan penduduknya, keindahan desa, fasilitas desa hingga kerapian administrasi desa itu sendiri.
“Khusus untuk desa yang mendapatkan adipura atau desa wisata akan mendapatkan insentif,” ungkapnya lagi.
Dirinya berharap untuk meningkatkan kebersihan lingkungan,
masing-masing kepala desa dapat berinovasi sehingga mendapatkan langkah terbaik untuk mewujudkan keindahan desanya. “Seluruh kepala desa agar berinovasi,” ungkapnya.
Diketahui, jika di Tarempa sendiri belum bebas dari sampah. Terlihat banyak sekali sampah di permukaan laut sekitar Tarempa dan di bawah pemukiman warga yang tinggal di rumah panggung di tepian laut yang ada di Tarempa.
Hal ini juga mengundang perhatian sejumlah pihak. Menko Kemaritiman RI pernah menyarankan, jika Pemkab Anambas akan mengembangkan pariwisata seharusnya memperhatikan hal-hal terkecil yang selama ini diabaikan. Salah satu contohnya memerikan pemahaman kepada masyarakat Anambas agar tidak membuang sampah sembarangan di laut yang dapat mencemari air laut.
“Bagaimana turis suka berkunjung ke Anambas jika lautnya saja penuh sampah, ini hal kecil tapi harus diperhatikan, jangan sampai mereka tidak nyaman di Anambas jika akan jadikan Anambas daerah pariwisata,” ungkap Asisten Deputi Kementerian Kemaritiman Rahman Hidayat beberapa waktu lalu.
Menurutnya pemda harus segera mengatasi hal ini dengan cara memberikan pemahaman kemudian langkah selanjutnya memberikan jaring disetiap rumah warga sehingga sampah tidak bertebaran di tengah laut yang hanya akan mengganggu pemandangan.
Selain itu penyusunan perumahan di pinggir laut juga harus
diperhatikan dan ditata secara rapi supaya bisa terlihat menarik.
Tidak seperti sekarang ini yang terlihat semrawut. (sya)
