Sabtu, 4 April 2026

Potensi Pulau Pejantan Harus Digali

Berita Terkait

Buralimar. F.Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Buralimar mendorong Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan untuk menggali keunggulan-unggulan yang ada di Pulau Pejantan, Kecamatan Tembelan. Karena bisa dipersiapkan sebagai Destinasi Pariwisata Unggulan Daerah (DPUD).

“Kalau memang benar mengenai hasil penelitian dari Jepang di Pulau Pejantan. Tentu merupakan sesuatu yang istimewa tentunya. Untuk memastikan ini, kita harus turun ke lapangan,” ujar Buralimar menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (28/3)

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Kepri tersebut mendorong Pemkab Bintan ataupun Dispar Bintan untuk mendapatkan hasil penelitian tersebut. Dan apabila perlu mengundang khusus Institute of Critical Zoologists (ICZ) Jepang untuk mempertanyakan terkait hal ini.

“Ada yang sesuatu yang istimewa tentunya, kenapa sampai peneliti Jepang datang ke Pulau Pejantan. Sudah melakukan penelitian berkesinambangunan selama empat tahun,” papar Buralimar.

Masih kata Buralimar, untuk menjadikan Pulau Pejantan sebagai salah satu DPUD Kabupaten Bintan memang perlu dilakukan secara keroyokan. Baik itu mengenai infrastruktur, maupun akses menunju kesana. Ditegaskan Buralimar, pihaknya akan mendorong hal ini sampai ke Kemanpar.

“Harus banyak pihak yang terlibat. Karena letaknya yang jauh, sehingga jarang terekspos. Ini menunjukan Bintan bukan hanya Lagoi, tetapi masih ada daerah yang punya wisata alam seperti Pejantan,” tutup Buralimar.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil riset ICZ Jepang, mereka menemukan 350 spesies baru di Pulau Pejantan. Sedangkan hasil riset Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menemukan 93 spisies diantaranya 53 spesies sudah teridentifikasi dan 40 spesies belum teridentifikasi.

Merujuk hasil riset tersebut, Pulau Pejantan layak dijadikan kawasan wisata alam, wisata selam (diving), wisata goa dan panjat dinding (rock climbing), wisata susur hutan (jungle tracking), dan pelepasan tukik untuk konservasi satwa penyu.(jpg)

Update