batampos.co.id – Sebanyak 48 Kader TB-HIV Care Aisyiyah Karimun melakukan edukasi pada masyarakat. Selama 14 hari kader mendatangi rumah penduduk satu persatu dan berhasil mendatangi 1.650 rumah dengan enam titik yang ada di 4 kecamatan di Pulau Karimun besar.
Edukasi dilakukan 48 kader yang sudah berpengalaman dan juga melibatkan utusan Puskesmas, LSM, KPAD Karimun, tokoh masyarakat. Edukasi yang dilakukan sekaligus kader melakukan pemeriksaan pada 1.055 orang. Dari pemeriksaan yang dilakukan ditemukan 360 orang yang terindikasi TB (Teburkulosis). Dan satu orang positif TB yang harus ditindaklanjuti untuk perawatan medis.
“Kendala yang dihadapi di lapangan para suspek (pasien-red) rata-rata mengeluhkan biaya untuk melakukan rongsen di Rumah Sakit. Sehingga, mereka enggan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan membiarkan tidak diobati,” kata Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Karimun sekaligus penanggungjawab kader TB-HIV Care Aisyiyah Karimun Erpin Sulistyowati, Minggu (2/4).
Namun demikian, pihaknya sudah bekerjasama dengan Pemkab Karimun untuk memberikan kemudahan bagi pasien yang suspek TB. Untuk menangani kasus ini kata Erpin, bupati juga siap membantu masyarakat kurang mampu yang terkena TB berobat sampai tuntas gratis.
“Karena itu diharapkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit TB, silahkan cek ke Puskesmas maupun Rumah Sakit apabila terindikasi TB,” tuturnya. (tri)

