
batampos.co.id – AKBP Hengki resmi dilantik sebagai Kapolresta Barelang, menggantikan Kombes Pol Helmy Santika, Senin (3/4) pagi.
Sementara, Helmy diberikan tugas baru sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri.
Selain Helmy dan Hengki, upacara serah terima jabatan ini juga mengangkat Kombes Pol Andi musa sebagai Karorena, AKBP Ucok Lasdin Silalahi sebagai Kapolres Lingga, dan AKBP Muji Santoso, sebagai Wakapolresta Barelang.
Adapun upacara serah terima jabatan ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian. Kepada pejabat baru saja dilantik, ia mengucapkan selamat atas jabatan yang baru, serta mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik bahwa tantangan tugas yang akan hadapi kedepannya semakin kompleks.
“Jabatan merupakan suatu amanah dari Allah SWT serta kepercayaan dari pimpinan Polri. Segera tingkatkan performa kinerja satuannya masing-masing, dengan tetap mengacu pada program Promoter Polri. Sebagaimana yang telah diimplementasikan di semua sentra pelayanan kepolisian dan bekerja dengan profesional. Sehingga kehadiran polri dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.
Dalam menghadapi potensi kriminalitas di wilayah hukum Polda Kepri, Sam menyampaikan kepada seluruh jajaran Polda Kepri untuk mampu mengakomodir semua fenomena dan gejala yang timbul. Dalam mengakomodir fenomena dan gejala itu, tentunya Polda Kepri harus menampilkan suatu struktur organisasi yang kuat dengan dilandasi suatu pemikiran yang profesional, bermoral, dan modern.
Kapolda juga menyampaikan penghargaan yang tulus dan ucapan terima kasih yang sebesar–besarnya atas segala pengorbanan yang telah diberikan oleh pejabat lama, Kombes Pol Lamazi, Kombes Pol Dody Rachmat Tauhid, Kombes Pol Helmi Santika, dan Akbp Muji Supriyadi.
“Pengorbanan dan loyalitas yang saudara tunjukkan selama ini membuat kesan tersendiri bagi saya pribadi dan dapat dirasakan oleh jajaran polda kepri secara keseluruhan,” katanya.
“Seyogyanya pelaksanaan serah terima jabatan ini janganlah dipandang suatu acara yang bersifat formalitas dan seremonial biasa, melainkan harus dilihat sebagai suatu upaya institusi Polri dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja kesatuan untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks,” imbuh Sam. (cr1)
