Senin, 25 Mei 2026

Mesin Genset Antisipasi Listrik Padam Saat UNBK

BACA

Pelajar SMK Yaspika ketika mengikuti UNBK. F. Tri/batampos

batampos.co.id – Kepala SMK Budhi Mulya Hafiz Zafafi M.PD menyebutkan, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (4/4) berjalan lancar.

Guna mendukung UNBK disiapkan 35 unit komputer, satu ruangan, satu operator dan satu orang teknisi serta pengawas dari provinsi Kepri. Untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik, pihak sekolah juga menyiapkan mesin generator set (genset).

“Alhamdulillah hari pertama semua berlangsung aman dan lancar bahkan aliran listrik maupun jaringan internet sangat mendukung. Dalam pelaksanaan UNBK, ada dua hal yang dikhawatirkan aliran listrik, dan jaringan internet. Kita harapkan keduanya tidak ada gangguan,” harap Hafiz.

Dikatakan, tahun ini sebanyak 100 siswa SMK Budhi Mulya yang mengikuti UNBK. Karena keterbatasan perangkat komputer, pihak sekolah hanya menyiapkan satu ruangan dengan 35 unit komputer, dan membagi tiga sesi. Untuk sesi pertama peserta masuk pukul 07.30 WIB, keluar pukul 09.30 WIB. Kemudian, sesi kedua peserta masuk pada pukul 10.30 WIB keluar pukul 12.30 WIB. Serta sesi terakhir peserta masuk pukul 14.00 WIB, dan keluar pukul 16.30 WIB.

“Pelaksanaan UNBK di SMK Budhi Mulya untuk kedua kalinya, justru sistem pengawasan lebih efektif dan efisien. Bahkan dengan UNBK dapat meminimalisasi kecurangan ataupun kebocoran soal ujian nasional, karena antara komputer satu dengan lainya berbeda soal ujian,” bebernya.

Terpisah Pengawas SMA, SMK Madrasah Aliyah di Pulau Kundur Syahril M.Pd mengaku secara umum pelaksanaan UNBK tidak ada kendala berarti. Hari pertama terdapat 100 siswa SMK Budhi Mulya melaksanakan UNBK, sedangkan SMKN 01 Kundur 174 peserta melaksanakan UN manual. (ims)

spot_img

Baca Juga