Minggu, 24 Mei 2026

NAL Berpotensi Jadi KEK

BACA

Menteri Pariwisata Arif Yahya saat memaparkan materi saat Rakor Pariwisata Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (4/3). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id-Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong Natuna, Anambas dan Lingga (NAL) menjadi Kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Atas dasar itu, meminta masing-masing Bupati untuk segera membuat usulan. Karena pariwisata bahari di Provinsi Kepri adalah yang terdepan di Indonesia. Pemerintah Pusat melalu Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Bahari akan terus membuat kajian-kajian strategis.

“Kita mendorong kawasan NAL mendapatkan predikat KEK Pariwisata. Diharapkan Bupati bisa segera mengajukan daerah-daerah yang punya potensi untuk dijadikan KEK,” ujar Menpar Arief Yahya usai Rapat Koordinasi Pariwisata Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (4/3)

Menurut Arief, kenapa Kepri disematkan sebagai Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia. Karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan daerah yang lain. Masih kata Arief, dari evaluasi Sail Karimata 2016 lalu, segmen yang berhasil adalah Festival Bahar Kepri (FBK) yang digelar di Tanjungpinang. Disebutkannya, keunggulan-keunggulan yang dimiliki Kepri ada di wisata pantai, wisata bentang laut, dan wisata bawah laut.

“Keunggulan-keunggulan ini tersebar di setiap daerah yang ada di Provinsi Kepri. Kita juga punya Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Bahari yang lebih fokus dalam membangunan pariwisata bahari di Indonesi, Kepri khususnya,” papar Arif.

Menteri Arief juga mengatakan, dari 1.500 kapal yacht yang datang ke Indonesia, 50 persen atau 750 masuk melalui Kepri. Atas dasar itu, Arief mendorong setiap daerah di Kepri punya marina untuk masuknya kapal-kapal yacht lebih banyak lagi. Ditegaskan Arief, pihaknya akan berupaya untuk mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan pembangunan pariwisata daerah. Lebih lanjut katanya, lewat Rakor ini diharapkan menghasilkan usulan-usulan strategis bagi pembangunan pariwisata Kepri kedepan.

Ditambahkan Arief, untuk menjaga pesona bahari di Kawasan NAL, hendaknya tidak dikontaminasi dengan industri-industri yang tidak ramah lingkungan. Menjaga lingkungan dan ekosistem di daerah wisata adalah kebutuhan yang sangat penting. Ia yakin, apabila pariwisata sudah berkembang, maka kesejahteraan akan meningkat. Karena pariwisata adalah sektor keempat sebagai penyumbang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara.

“Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota harus terus bersinergi dalam menyusun iven-iven wisata di Kepri. Kami akan terus suport, sehingga kunjungan wisman ke Kepri semakin meningkat. Karena Kepri adalah penyumbang wisman ke tiga terbesar setelah Jakarta dan Bali,” tutup Arief. (jpg)

spot_img

Baca Juga